alexametrics

Said Didu: Krakatau Steel Merugi Karena Kurang Kasih Sayang

loading...
Said Didu: Krakatau Steel Merugi Karena Kurang Kasih Sayang
Mantan Sekretaris Menteri BUMN Muhammad Said Didu. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Mantan Sekretaris Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Muhammad Said Didu, mengatakan Menteri BUMN Rini Marini Soemarno kurang memperhatikan BUMN yang merugi. Salah satunya adalah Krakatau Steel yang terus merosot kinerjanya.

Said Didu mengatakan Rini Soemarno hanya bangga terhadap perusahaan plat merah yang untung. Sehingga, beberapa perusahaan BUMN yang merugi sulit untuk hidup.

"Ibu Menteri itu hobinya merayakan ulang tahun BUMN. Enggak tahu kerjanya apa dan dia kurang suka memperhatikan BUMN yang merugi. Hanya suka datang ke pesta-pesta. Ibu Menteri BUMN pesta ulang tahun saja sibuknya, jadi kurang kasih sayang," ujar Said Didu saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (10/7/2019).



Said Didu pun menilai kerugian Krakatau Steel ibarat penyakit jantung yang sulit disehatkan. Karena perusahaan yang berfokus pada baja ini sudah merugi banyak.

"Ibarat orang penyakit jantung sistematik dan clash flow enggak punya, utang banyak, neraca negatif kemudian daya saing menurun karena masuknya industri baja China. Jadi sangat berat sekali (bagi Krakatau Steel)," jelasnya.

Sebelumnya, anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati, menyoroti kinerja keuangan Krakatau Steel yang masih merugi. Kinerja keuangan BUMN baja tersebut dinilai tidak mencerminkan program Presiden Joko Widodo yang memfokuskan kebijakannya pada pembangunan infrastruktur.

Rahayu menilai, pembangunan infrastruktur yang dilakukan selama satu periode kepemimpinan Jokowi tidak dirancang untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Negara.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak