alexametrics

Peringatan Hari Pajak, Sri Mulyani Ajak Kobarkan Api Reformasi

loading...
Peringatan Hari Pajak, Sri Mulyani Ajak Kobarkan Api Reformasi
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengajak seluruh pegawai pajak di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk selalu mengobarkan api reformasi perpajakan. Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajak seluruh pegawai pajak di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk selalu mengobarkan api reformasi perpajakan. Hal ini disampaikan saat menjadi pembina upacara dalam rangka peringatan Hari Pajak ke-74.

“Saya ingin seluruh insan pajak untuk terus mengibarkan api reformasi perpajakan yang sudah dicanangkan pemerintah,” ujar Menkeu Sri Mulyani dalam acara upacara peringatan hari pajak di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Senin (15/7/2019).

Menurutnya pajak merupakan instrumen fiskal yang penting sebagai tulang punggung pembangunan negara. Pasalnya tanpa penerimaan pajak, pembangunan seperti infrastruktur seperti saat ini yang masif dilakukan pemerintah tidak akan terwujud.



Tak hanya pembangunan infrastruktur, pajak juga digunakan untuk pembangunan di bidang lainnya. Seperti untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan fokus pada pendidikan dan kesehatan.

“Kepada seluruh insan pajak saya ingin menggunakan peringatan hari pajak ini untuk mengingatkan kita semua kalau Anda berdiri di kantor yang merupakan tulang pungung Indonesia,” jelasnya.

Sri Mulyani juga meminta kepada seluruh pegawai pajak untuk menjaga nilai-nilai dari Pancasila. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebutkan jika sebagai tulang punggung negara seharusnya sudah tidak perlu lagi diingatkan mengenai nilai-nilai pancasila.

“Tadi kita sudah bacakan tiga dokumen ideologi pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) dan dan dokumen perpajakan. Itu bukan hanya dihapalkan tapi esensi jati diri Anda,” tegasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak