alexametrics

Wall Street Menguat Terbatas di Tengah Penyusutan Saham Perbankan

loading...
Wall Street Menguat Terbatas di Tengah Penyusutan Saham Perbankan
Wall Street menguat terbatas pada akhir sesi perdagangan Senin, kemarin waktu setempat saat indeks S&P 500 hanya sedikit mengalami perubahan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
NEW YORK - Wall Street menguat terbatas pada akhir sesi perdagangan Senin, kemarin waktu setempat saat indeks S&P 500 hanya sedikit mengalami perubahan usai sepanjang sesi bergerak fluktuatif di antara wilayah positif dan negatif. Sementata saham Citigroup Inc (C. N) melaju di luar prediksi dengan laporan kuartalan mixed.

Bank melaporkan keuntungan yang lebih baik dari yang diharapkan, tetapi ada penurunan bunga bersih margin. Jatuhnya bunga marjin bersih memicu kemerosotan saham Bank lain ketika kekhawatiran mencuat untuk menandakan tergelincirnya keuntungan lebih rendah di seluruh industri ketika suku bunga telah jatuh.

Meski begitu saham Citigroup menghapus hampir semua kerugian untuk mengakhiri hanya 0,1% lebih rendah, indeka S&P 500 Bank meluncur 1,0%. Terpantau saham JPMorgan Chase & Co (JPM. N), Goldman Sachs Group Inc (GS. N) dan Wells Fargo & Co (WFC. N) yang dijadwal bakal melaporkan kinerja perusahaan esok harinya merosot lebih dari 1%.



Akibatnya saham keuangan turun 0,5% untuk memberikan tekanan paling berat kepada S&P 500 di antara 11 sektor utama.

Keuntungan dalam sektor teknologi dan kesehatan mengimbangi kerugian pada saham keuangan. Sektor tersebut membantu NASDAQ sedikit lebih tinggi untuk menjaga rekor keempat berturut-turut dengan penutupan tertinggi.

Penghasilan kuartal kedua dimulai pekan ini dan analis memperkirakan akan ada kejatuhan laba 0,3% terhadap perusahaan S&P 500, yang akan menjadi penurunan kuartalan pertama dalam tiga tahun, menurut data Refinitiv IBES. Saham AS kemungkinan akan diredam, kata Oliver Pursche, kepala strategi pasar di Bruderman Asset Management di New York.

Tiga indeks utama pekan lalu berakhir cetak rekor penutupan imbas komentar dovish dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell didukung harapan bank sentral untuk memotong suku bunga acuan akhir bulan ini.

Dow Jones Industrial Average tercatat mengalami kenaikan 27,13 poin atau 0,1% ke level 27.359,16 dengan indeks S&P 500 memperoleh tambahan 0,53 poin yang setara 0,02% ke level 3.014,3. Sedangkan komposit NASDAQ meningkat mencapai sebesar 14,04 poin atau 0,17% di posisi 8.258,19.

Sahan Gilead Sciences Inc (GILD. O) lebih tinggi 2,7% hingga membantu meningkatkan indeks kesehatan S&P 500, saat produsen obat tersebut mengatakan akan menginvestasikan USD5.100.000.000 dalam ekspansi utama terhadap mitra utama biotek Galapagos NV (GLPG.AS). Selanjutnya saham Boeing Co (BA. N) tergelincir 1,0% mengikuti laporan Wall Street Journal akhir pekan kemarin bahwa pesawat 737 MAX jet bisa tetap dikandangkan sampai awal 2020.

Sementara saham Symantec Corp (SYMC. O) jatuh 10,7% dan menjadi persentase penurunan terbesar di antara perusahaan S&P 500, setelah dilaporakan bahwa perusahaan CyberSecurity dan Broadcom Inc (AVGO. O) telah menghentikan pembicaraan. Sedangkan saham Broadcom naik 1,0%. Volume perdagangan bursa saham Amerika Serikat pada sesi awal pekan mencapai 5,39 miliar saham, dibandingkan dengan 6,69 miliar rata-rata saham dalam sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak