alexametrics

Kemendag Cari Penyebab Harga Cabai Mahal

loading...
Kemendag Cari Penyebab Harga Cabai Mahal
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tjahya Widayanti mengatakan, pihaknya sedang mencari penyebab harga cabai yang naik. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Harga cabai di sejumlah daerah mengalami kenaikan, dimana berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, rata-rata harga cabai per 17 juli 2019, harga cabai merah keriting mencapai Rp60.600 per kilogram (kg). Sementara harga cabai rawit hijau Rp57.350 per kg, cabai merah besar Rp57.700 per kg, dan cabai rawit merah Rp64.000 per kg. Sedangkan, harga cabai rawit hijau Rp57.350 per kg.

Sementara data Info Pangan Jakarta pada Rabu (17/7/2019), harga rata-rata cabai merah keriting mencapai Rp69.048 per kg. Kemudian harga cabai merah besar sebesar Rp71.675 per kg, dan harga cabai rawit merah mencapai Rp71.000 per kg. Sementara harga cabai rawit hijau sebesar Rp69.976 per kg.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tjahya Widayanti mengatakan, pihaknya sedang mencari penyebab harga cabai yang naik. Menurut dia, kemungkinan pasokan cabai lebih rendah dari permintaan pasar. "Harga itu pengaruh dari suplai dan permintaan. Bisa jadi suplai lebih rendah, tapi saya harus lihat datanya dulu," ujarnya di Jakarta Rabu, (17/7/2019).



Tjahya melanjutkan, pihaknya telah meminta data kepada Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melihat stok cabai terkini. "Saya masih berupaya bagaimana caranya ini karena tadi sudah minta data ke Dirjen Hortikultura belum dapat," tuturnya.

Apabila data menunjukkan pasokan cabai mencukupi, lanjut Tjahya, pihaknya akan melakukan operasi pasar untuk menekan tingginya harga cabai. "Kalau operasi pasar, kita harus tahu ada barangnya atau tidak. Kalau ada stoknya, tentu kita akan perintahkan kepada pedagang cabai untuk menurunkan harga, atau operasi pasar juga," jelasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak