alexametrics

MNC Travel Dukung Pembukaan Rute Baru Turkish Airlines

loading...
MNC Travel Dukung Pembukaan Rute Baru Turkish Airlines
Head of Marketing MNC Travel Diana Ring berfoto bersama pramugari Turkish Airlines di sela peresmian pembukaan rute Istanbul-Denpasar di Nusa Dua, Bali, Kamis (18/7/2019). Foto/Miftachul Chusna
A+ A-
DENPASAR - Pembukaan rute Istanbul-Denpasar oleh Turkish Airlines direspons cepat oleh agen perjalanan wisata. MNC Travel, salah satunya, siap menawarkan paket liburan bagi penumpang maskapai asal Turki itu.

Head of Marketing MNC Trvel Diana Ring mengatakan, pembukaan rute baru Turkish Airlines memberi peluang meningkatnya kunjungan wisatawan, terutama dari Eropa. "Kita sangat mendukung dengan menyiapkan paket liburan menarik," katanya di sela peresmian pembukaan rute baru Turkish Airlines di Nusa Dua, Kamis (18/7/2019).

Dia menjelaskan, paket yang ditawarkan itu berupa harga promo maupun kompetitif bagi wisatawan yang ingin mengeksplor Bali dan destinasi lainnya di Indonesia.



Paket serupa ditawarkan kepada wisatawan yang ingin berlibur ke Istanbul dan destinasi di Eropa. "Dengan adanya penerbangan langsung dari Bali-Istanbul, tentu akan banyak yang ingin berlibur ke Istanbul. Kita punya paket menarik untuk Istanbul sendiri," papar Diana.

Dukungan MNC Travel juga diwujudkan dengan membuka kantor cabang di Denpasar. Hal itu salah satunya bertujuan untuk mendekatkan perusahaan dengan kliennya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya mengatakan, dengan dibukanya rute Instanbul-Denpasar, akan makin memperkuat citra Bali di Eropa.

Dia menjelaskan, 75% wisatawan berkunjung ke Indonesia melalui moda transportasi udara. Dari jumlah itu, 40% diantaranya masuk lewat Bali. "Karena itu saya berikan chalenge kepada Turkish Airlines untuk bisa terbang tiga kali sehari ke Bali," katanya.

Nia optimistis kunjungan wisatawan Eropa akan meningkat dengan adanya penerbangan langsung Istanbul-Denpasar. "Ini akan bisa mempercepat pencapaian target kunjungan wisatawan 20 juta orang tahun ini," pungkasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak