alexametrics

Hingga Akhir Tahunh, BTN Targetkan Gaet 15.000 Merchant LinkAja

loading...
Hingga Akhir Tahunh, BTN Targetkan Gaet 15.000 Merchant LinkAja
Bank BTN optimistis menggaet sebanyak 15.000 merchant LinkAja hingga akhir tahun ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menargetkan bisa menggaet 15.000 merchant LinkAja hingga akhir tahun ini. Dengan jumlah merchant tersebut diyakni akan bisa meraih saldo hingga Rp600 miliar.

"Untuk transaksi di merchant-merchant tersebut kami optimistis bisa mencapai Rp1 triliun hingga Rp2 triliun," ujar Direktur Utama BTN Maryono dalam Coffer Morning dengan media di kantor pusat Bank BTN, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Maryono mengatakan, potensi LinkAja untuk menambah fee based income perseroan sangat besar. Dalam kuran waktu baru tiga bulan top up LinkAja melalui BTN sudah mencapai Rp8 miliar. "Jadi pertumbuhan fee based income akan kami genjot terus. Semester I sudah 22%," jelasnya.



Menurut Maryono, perseroan akan terus menggenjot transaksi digital, dimana saat ini nasabah yang menggunakan mobile banking baru sekitar 60%, sedangkan untuk internet banking baru 30%. Saat ini nasabah BTN berjumlah 7 juta.

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno menilai produk layanan pembayaran LinkAja, menjadi pagar penyelamat Indonesia di era digital.

Fajar mengatakan, orang Indonesia selama ini membeli barang dengan uang sendiri tetapi juga membayar ke negara lain melalui jaringan kartu kredit global.

"Selama ini kita membeli barang di Indonesia dengan uang kita sendiri tapi kita bayar Rp14 triliun ke negara lain. Ke Amerika, tahu ya, Mastercard. Ini harus kita hentikan," katanya.

Menurut Fajar, di era digital ekonomi seperti saat ini, sekitar 93% masih didominasi oleh barang-barang impor. Maka, BUMN turut serta membuat LinkAja sebagai pagar agar uang Indonesia tidak menguap ke negara lain.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak