alexametrics

Dorong Usaha Mikro-Menengah di Sumbar, PNM Bentuk Klasterisasi

loading...
Dorong Usaha Mikro-Menengah di Sumbar, PNM Bentuk Klasterisasi
UKM Kripik Clarisa, salah satu binaan jasa manajemen PNM di Kabupaten Payakumbuh, Sumatera Barat. Foto/Michelle Natalia
A+ A-
PAYAKUMBUH - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) terus mengupayakan pertumbuhan bisnis mikro dan menengah di Sumatera Barat dengan membuat klasterisasi dan melakukan pembinaan.

"Sejauh ini, PNM telah membuat lima klaster usaha di Sumatera Barat, dengan demikian bisa memperkuat sumber daya manusia(SDM) untuk bisa berdaya saing," ujar Kabag Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha PNM Andi Irnawati di Payakumbuh, Kamis (18/7/2019).

Klaster yang dibentuk oleh PNM antara lain madu sawit, pengolahan limbah sawit, ayam petelur, jamur tiram, dan kuliner. Andi memaparkan, klasterisasi tersebut diharapkan para nasabah PNM baik dari ULaMM maupun Mekaar bisa saling bersinergi sehingga usahanya bisa berkembang, terlebih nasabah ULaMM yang omzetnya lebih besar.



PNM juga mendampingi para pemilik usaha dengan memberikan modal, binaan, dan pelatihan ahli. Hal ini mencakup pengurusan perizinan dan pendampingan khususnya masalah packaging dan pemasaran.

Salah satu binaannya dalam Jasa Manajemen adalah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kripik Clarisa di Kabupaten Payakumbuh, Sumatera Barat yang menawarkan berbagai produk kripik untuk oleh-oleh khas Padang, mulai dari kripik kacang, ikan asin, hingga ikan teri. Pemilik UKM tersebut, Pahlevi, mengatakan bahwa pada hari-hari normal, bisnisnya bisa memperoleh omzet hingga Rp50 juta per bulannya.

"Semenjak berada di bawah binaan jasa manajemen PNM, bisnis saya bisa menembuh pasar oleh-oleh Kota Padang, bahkan di hari lebaran atau menjelang akhir tahun, omzet kami bisa menembus Rp95 juta, bisa lebih tergantung permintaan pelanggan. Binaan PNM benar-benar membantu mendongkrak bisnis saya," tuturnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak