alexametrics

Capai 154 Titik, BBM Satu Harga di Rote Ndao Diresmikan

loading...
Capai 154 Titik, BBM Satu Harga di Rote Ndao Diresmikan
Tokoh masyarakat Rote Ndao, mantan Menperin Saleh Husin (tengah) di sela peresmian SPBU Kompak di Desa Edalode, Kecamatan Pantai Baru, Rote Ndao, NTT, Jumat (19/7/2019). Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) hari ini secara resmi mengoperasikan SPBU Kompak, di Desa Edalode, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengoperasian SPBU dengan tangki timbun berkapasitas 80 kiloliter (KL) tersebut merupakan titik ke-128 dari 154 titik Program BBM Satu Harga yang telah dioperasikan Pertamina.

Program BBM Satu Harga dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2017 dan hingga akhir tahun 2019, ditargetkan 160 titik, sehingga tersisa hanya 6 titik lagi.

SPBU BBM Satu Harga di Rote Ndao ini memiliki kapasitas tangki pendam untuk premium 40 KL, solar 20 Kl dan pertalite 20 KL. Layanan di SPBU ini terdiri dari 8 nozzle, terbagi 4 nozzle untuk premium, 2 nozzle solar dan 2 nozzle pertalite.



"Kehadiran BBM Satu Harga di Pulau Rote, harapannya bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sehingga lebih produktif yang pada gilirannya akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan," ungkap Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman melalui keterangan tertulis, Jumat (19/7/2019).

Kehadiran BBM Satu Harga di Pulau Rote, menjadikan harga BBM yang sebelumnya berkisar Rp10.000 hingga Rp12.000 per liter, menjadi sama dengan di wilayah lain yakni Rp6.450 untuk premium dan Rp5.150 untuk solar.

Kehadiran BBM Satu Harga di Rote ini disambut gembira mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin. Tokoh kelahiran Pulau Rote ini bercerita, pada musim barat (musim gelombang) hubungan menuju dan keluar Pulau Rote melalui kapal laut menjadi sulit dan sering terhenti yang mengakibatkan arus barang terganggu dan mahal, terlebih BBM yang harganya melonjak dan langka.

"Sebagai putra Rote yang turut hadir bersama rombongan dari Jakarta tentu saya bangga dan berterima kasih kepada Presiden Jokowi atas kebijakannya membuat program BBM Satu Harga, tentu ini sangat membantu masyarakat Indonesia yang masih tertinggal dan ahirnya satu kesulitan yang selama ini dialami masyarakat dapat teratasi," ungkapnya.

Saleh pun berterima kasih serta berharap kepada Pertamina agar betul-betul menjaga stok dan distribusinya tertata baik sehingga selalu tersedia BBM bagi masyarakat Pulau Rote dan wilayah 3T lainnya.

"Saya juga mengucapkan terima kasih buat kolega dan sahabat saya Ignatius Jonan menteri ESDM dan Menteri BUMN Rini Soemarno yang telah memperhatikan kampung halaman saya ini," imbuhnya.

Selanjutnya, Saleh atas nama masyarakat Rote Ndao berharap presiden juga dapat memperhatikan ketersediaan listrik dan infrastruktur lainnya di wilayah terselatan Indonesia ini sebagai garda terdepan bangsa Indonesia di bagian selatan.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak