alexametrics

Pasca Bank Mandiri Error, Perbankan Seharusnya Miliki Sistem Backup Handal

loading...
Pasca Bank Mandiri Error, Perbankan Seharusnya Miliki Sistem Backup Handal
Pasca terjadinya gangguan sistem IT Bank Mandiri pada Sabtu (20/7) lalu, Pengamat Kebijakan Publik meminta supaya perbankan mempunyai sistem backup yang handal. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pasca terjadinya gangguan sistem IT Bank Mandiri pada Sabtu (20/7) lalu, Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagyo meminta supaya perbankan mempunyai sistem backup yang handal untuk menjaga kepercayaan nasabah. Kejadian gangguan saat sistem perbankan dinilai merugikan konsumen karena tiba-tiba rekening tabungan nasabah tidak sesuai saldo yakni ada yang berkurang dan ada yang bertambah.

“Jadi sekarang yang harus diperbaiki itu back up sistemnya. Back up juga harus yang handal supaya tidak merugikan nasabah,” ujar Agus Pambagyo kepada SINDO di Jakarta.

Menurut dia sebesar 10% nasabah yang terkena dampak tersebut tidak bisa dianggap sepele oleh Bank Mandiri. Pasalnya jika pelayanan perbankan tidak lekas diperbaiki, maka akan menghancurkan kepercayaan terhadap konsumen walaupun gangguan sistem perbankan dialami tidak hanya di Indonesia tapi juga negara-negara lain.



“Ganguan sistem seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga negara-negara lain. Sebab itu perlu adanya backup sistem supaya tidak mengganggu kenyamanan nasabah,” kata dia.

Ia pun menyarankan supaya korban nasabah Bank Mandiri yang saldonya masih belum pulih seperti semula segera melaporkan ke OJK supaya diproses. Tak hanya itu OJK juga diharapkan bisa menyelediki secara transparan, jika memang terjadi aturan-aturan yang dilanggar oleh Bank Mandiri terkait dampak yang ditimbulkan dari gangguan sistem IT kemarin.

“Kalau ada yang masih dirugikan silahkan lapor ke OJK supaya segera diproses. Dan OJK diharapkan segera memproses jika ada aturan-aturan yang dilanggar terkait gangguan sistem kemarin,” tegasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak