Bokek? Anies Baswedan Ajukan Utang Paling Jumbo ke Sri Mulyani

Senin, 24 Agustus 2020 - 16:07 WIB
loading...
Bokek? Anies Baswedan Ajukan Utang Paling Jumbo ke Sri Mulyani
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat delapan daerah telah mengusulkan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada pemerintah pusat per 13 Agustus 2020. Dari delapan daerah itu, DKI Jakarta mengajukan pinjaman yang paling jumbo.

"Mereka menyampaikan keinginan untuk mendapatkan pinjaman daerah yang berbunga sangat rendah atau 0%," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Senin (24/8/2020). ( Baca juga:Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat )

Kedelapan daerah itu adalah Provinsi DKI Jakarta yang mengusulkan pinjaman pada 23 Juli 2020 untuk peningkatan infrastruktur sebesar Rp4,46 triliun tahun ini dan Rp8,02 triliun untuk 2021 sehingga totalnya Rp12,48 triliun.

Kedua, Provinsi Jawa Barat yang mengusulkan pinjaman pada 23 Juli 2020 untuk peningkatan infrastruktur sebesar Rp1,9 triliun untuk tahun ini dan Rp2,09 triliun untuk 2021 sehingga totalnya adalah Rp4 triliun.

Ketiga, Provinsi Banten yang mengusulkan pinjaman pada 23 Juli 2020 untuk pembangunan infrastruktur dengan total Rp4,12 triliun. Tahun ini Rp802 miliar dan Rp3,31 triliun untuk 2021.

Keempat, Provinsi Gorontalo yang mengusulkan pinjaman pada 4 Agustus 2020 untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp30 miliar untuk tahun ini dan Rp 1,51 triliun untuk 2021.

Kelima, pada 6 Agustus Provinsi Sulawesi Selatan mengajukan pinjaman Rp,2,95 triliun untuk pembangunan infrastruktur. Tahun ini diharapkan cair Rp1,95 triliun dan tahun depan Rp1 triliun. ( Baca juga:Jokowi Minta Bantuan Presiden Tidak untuk Hal-Hal Konsumtif )

Keenam, Provinsi Sulawesi Utara yang mengusulkan pinjaman pada 10 Agustus 2020 untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp1,02 triliun.

Ketujuh adalah Kabupaten Probolinggo yang mengusulkan pinjaman pada 7 Agustus 2020 untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp9,38 miliar untuk tahun ini dan Rp129,19 miliar untuk 2021 sehingga totalnya adalah Rp138,5 miliar.

Lalu, Bogor yang mengusulkan pinjaman pada 7 Agustus 2020 untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp2,05 triliun untuk tahun ini.
(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2388 seconds (10.55#12.26)