alexametrics

Menko Perekonomian: Produktivitas Indonesia Kalah dari Vietnam

loading...
Menko Perekonomian: Produktivitas Indonesia Kalah dari Vietnam
Menko Perekonomian Darmin Nasution mengakui jika produktivitas Indonesia masih di bawah Vietnam. Foto/Ilustrasu
A+ A-
JAKARTA - Produktivitas yang diukur melalui ICOR (Implemental Capital To Output Ratio) Indonesia dinilai masih relatif rendah. Bahkan, jika dibandingkan, Indonesia masih berada di sebelah bawah Vietnam.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, ICOR Indonesia masih tinggi sebesar 6,6% dengan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1%. Sedangkan Vietnam sebesar 4,6% dengan pertumbuhan ekonomi lebih dari 7%.

Dia menjelaskan, dengan nilai ICOR 6,6%, maka untuk menumbuhkan ekonomi sebesar 1% butuh penambahan investasi sebesar 6,6%. Artinya, semakin rendah nilai ICOR produktivitas dalam negeri pun semakin tinggi.



"Kalau bicara gampang, Vietnam Pertumbuhan ekonominya 7% lebih capital dalam negerinya 32%. Berarti ICOR-nya 4,6%. Kita ICOR-nya 6,6%, tapi pertumbuhan ekonominya 5,1%," ujar Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta , Jumat (9/8/2019).

Dia mengatakan ada beberapa cara celah agar bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk meningkatkan produktivitasnya. Misalnya, dengan menggenjot investasi di sektor industri dan agrobisnis. "Kita juga perlu mendorong di bidang ekspor," ucapnya.

Akan tetapi, lanjut Darmin, untuk meningkat produksi diperlukan hilirisasi industri. Oleh karenannya, pemerintah akan terus mendorong hilirasasi industri di sektor kehutanan dan kelautan. "Hilirirasi kita kelihatannya kurang gegap gempita. Kita harus mendorong hilirisasi baik pertambangan, kehutanan dana kelautan," tegasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak