alexametrics

IHSG Diprediksi Masih Terpuruk, Perhatikan 6 Saham Ini

loading...
IHSG Diprediksi Masih Terpuruk, Perhatikan 6 Saham Ini
IHSG pada Rabu ini diprediksi kembali melemah. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu ini diprediksi masih melanjutkan tren melemah. Selasa kemarin, IHSG ditutup terpuruk 39,63 poin atau -0,63% menjadi 6.210,96.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan indikator MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI di area netral.

"Di sisi lain, terlihat pola long black opening marubozu candle yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Rabu (14/8/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ASII
Pergerakan harga saham memungkinkan untuk membentuk pola double bottom sehingga berpotensi menyentuh ke beberapa level resistance secara bertahap. "Akumulasi Beli” pada area level 6600-6700, dengan target harga secara bertahap di level 6850, 7000, 7200, 7600 dan 8000. Support: 6500 dan 6300.

2. BSDE
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1290-1330, dengan target harga secara bertahap di level 1355, 1420, 1500, 1690 and 1880. Support: 1265 dan 1210.

3. GGRM
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 72000-72500, dengan target harga secara bertahap di level 74000, 75000, 77000, 80000 dan 83325. Support: 70000.

4. ISSP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 109-111, dengan target harga secara bertahap di level 116, 122, 127 dan 147. Support: 106 dan 97.

5. JPFA
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1530-1540, dengan target harga secara bertahap di level 1560, 1600, 1655, 1780 dan 1910. Support: 1495 dan 1460.

6. LPKR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 252-262, dengan target harga secara bertahap di 274, 284, 292 dan 328. Support: 242 dan 230.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak