alexametrics

IHSG Ditutup Tergelincir 9.75 Poin Saat Bursa Asia Mixed

loading...
IHSG Ditutup Tergelincir 9.75 Poin Saat Bursa Asia Mixed
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Kamis (15/8/2019) ditutup tergelincir saat bursa utama Asia lainnya melaju mixed. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Kamis (15/8/2019) ditutup tergelincir saat bursa utama Asia lainnya melaju mixed. Hingga akhir sesi, IHSG menyusut -9.75 poin atau setara -0.16% ke level 6.257,59.

Sebelumnya pada pembukaan, bursa saham Tanah Air sudah mengalami tekanan dengan penurunan hingga 67,560 poin yang setara 1,078% menjadi 6.199,78. Sedangkan kemarin, IHSG pada penutupan Rabu (14/8) bertengger di level 6.267,34.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore mayoritas berada di jalur negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam menimpa sektor aneka industri yang jatuh hingga 2,08% diikuti sektor keuangan anjlok 0.96%. Sementara itu sektor properti menjadi satu-satunya yang mencetak kenaikan 0.51%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,07 triliun dengan 14,23 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp287,30 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,25 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,96 triliun. Tercatat sebesar 142 saham menguat, 290 saham melemah dan 138 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.050 menjadi Rp73.825, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) bertambah Rp770 menjadi Rp3.870 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) meningkat Rp125 menjadi Rp7.575.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp150 menjadi Rp6.525, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) menyusut Rp75 ke posisi Rp6.150 serta PT Arthavest Tbk (ARTA) berkurang Rp66 menjadi Rp314.

Di sisi lain pasar saham Asia hingga perdagangan Kamis Sore, bergerak mixed alias variatif seiring dengan kurva Treasurys AS yang berbalik untuk kemudian memicu ketakutan atas kondisi ekonomi AS. Pada daratan China, saham menanjak naik setelah tergelincir di hari sebelumnya.

Komposit Shanghai memperoleh tambahan 0,25% untuk bertengger di level 2.815,80 serta mengiringi kemajuan Komposit Shenzhen sebesar 0,535% ke posisi 1.517,07. Raihan positif juga terlihat pada indeks Hang Seng, Hong Kong ketika gelombang protes terus menghantam negara tersebut.

Usai sempat tertekan, bursa utama Hong Kong mampu melaju nyaman di zona hijau lewat peningkatan 0,76% menjadi 25.495,46. Namun di tempat lain, sebagian besar saham mengalami kerugian. Sementara indeks Nikkei Jepang jatuh cukup dalam mencapai 1,21% hingga ditutup pada level 20.405,65.

Selanjutnya indeks Topix juga merosot 1,04% untuk mengakhiri perdagangan menjelang akhir pekan di posisi 1.483,85. Tren pelemahan juga menimpa bursa patokan Australia yang kehilangan 2,85% dan berakhir pada level 6.408,10 saat data ketenagakerjaan memperlihatkan tingkat pengangguran tidak berubah.

Indeks MSCI Asia di luar Japan secara keseluruhan melompat tipis 0,53%. Sedangkan pasar saham di Korea Selatan, indeks Kospi dan India ditutup pada hari Kamis, karena libur nasional.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak