alexametrics

PT PP Hingga Juni 2019 Kantongi Kontrak Baru Rp14,8 Triliun

loading...
PT PP Hingga Juni 2019 Kantongi Kontrak Baru Rp14,8 Triliun
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) hingga Juni 2019 berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp14,8 triliun. Sebagian besar kontrak atau sekitar 68% berasal dari proyek-proyek BUMN. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) hingga Juni 2019 berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp14,8 triliun. Sebagian besar kontrak atau sekitar 68% berasal dari proyek-proyek BUMN, sisanya 24% berasal dari swasta dan 8% dari APBN.

Sekretaris Perusahaan PT PP Agus Samuel Kana mengatakan, berdasarkan segmentasi jenis pekerjaannya, sebagian besar atau 40% merupakan minyak dan gas, 24% bangunan, dan 22% jembatan dan jalan. ”Dari perolehan kontrak baru Rp14,8 triliun, terdiri atas proyek RDMP RU V Balikpapan Lanjutan sebesar Rp5,88 triliun, kemudian proyek Tol Indrapura-Kisaran senilai Rp3 triliun,” kata dia di Jakarta.

Sementara itu, dalam menyambut HUT ke-74 RI, PT PP bersama 4 BUMN lainnya, yakni PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero), PT Bahana (Perse ro), PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), dan PT Primissima (Persero), menggelar program BUMN Hadir Untuk Negeri di Yogyakarta .



Kegiatan dimulai dengan dilaksanakannya upacara kenaikan bendera di Kantor Proyek Yogyakarta Internasional Airport milik perseroan di Kulonprogo. Dalam kesempat - an tersebut, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT PP Agus Purbianto bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara peringatan HUT ke-74 RI tersebut diikuti oleh 30 anak-anak Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dari Pekanbaru dan jajaran manajemen BUMN. Turut diserahkan bantuan kepada 10 pejuang veteran.

Digelar juga kegiatan Jalan Sehat 5KM yang dipusatkan di area Candi Prambanan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 1.500 peserta yang terdiri atas masyarakat sekitar serta keluarga besar BUMN yang berada di wilayah Yogyakarta.

Perseroan juga menggelar program Siswa Mengenal Nusantara (SMN), yakni program pertukaran pelajar antar provinsi yang telah berlangsung sejak 2017, untuk menanamkan kepedulian, rasa bangga serta cinta Tanah Air melalui proses pertukaran informasi dan kebudayaan.

”Melalui program ini, kita ingin semua lapisan masyarakat terutama anak-anak sekolah melihat Indonesia yang sarat budaya, kaya akan suku dan adat istiadat sehingga timbul rasa toleransi antarsesama dan cinta Tanah Air. Ini yang kami rasa penting ditanamkan untuk generasi muda saat ini,” ujar Agus.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak