alexametrics

Peran UMKM dalam Perdagangan Global Dipacu Melalui E-Commerce

loading...
Peran UMKM dalam Perdagangan Global Dipacu Melalui E-Commerce
UMKM sebagai pilar ekonomi kreatif harus mendapatkan perhatian lebih agar berperan dalam perdagangan global melalui e-commerce. Foto/Dok SINDOphoto/R Suratman
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong perkembangan ekspor nasional. Salah satu strateginya melalui program pelatihan bagi para pelaku ekspor yang sudah diadakan di Jakarta, Semarang dan Bandung.

Program tersebut diikuti 75 peserta dan telah menghasilkan 35 eksportir. Program ini sudah berjalan dari tahun 2010 dan hingga tahun lalu sudah berhasil melahirkan 149 eksportir baru.

"Ada bimbingan dari sisi kemasan, kemudian coaching program, dari sisi branding banyak program-program yang bisa diberikan untuk UKM," kata Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Dody Edward di Jakarta, Senin (19/8/2019)



Kemendag, ungkap Dody, juga mendorong pelaku e-commerce yang ada di Indonesia untuk membantu UMKM dan UKM memasarkan produknya, bahkan ekspor.

Sejauh ini sudah ada e-commerce seperti Shopee, Lazada, dan Bukalapak yang terus memberikan edukasi kepada UMKM yang ada di kota-kota di Indonesia mengenai berjualan online.

Berdasarkan data Ditjen PEN, saat ini penetrasi e-commerce di Pulau Jawa sudah mencapai 75,77%, Sumatera 13,51%, Sulawesi 3,99% dan Kalimantan 3,77%.

Sementara Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin menilai, industri 4.0 yang disiapkan pemerintah akan sangat berkaitan dengan e-commerce dan dampaknya signifikan untuk pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Hal ini mengingat, perdagangan e-commerce mendorong efisiensi dalam kegiatan ekonomi, inovasi, dan keterjangkauan yang lebih luas.

“Visi pemerintah pada 2020, Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan memokuskan pengembangan ekonomi digital berbasis lokal, yakni akselerasi UMKM dan bisnis rintisan (startup). Sektor UMKM sebagai pilar ekonomi kreatif harus mendapatkan perhatian lebih agar mereka mampu mengambil peran dalam perdagangan global melalui e-commerce,” paparnya.

Diakui pemerintah sampai saat ini Implementasi Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (roadmap e-commerce) masih berlangsung dan dalam tahap penggodokan yang ditargetkan rampung pada 2019.

Roadmap tersebut mencakup program pendanaan, perpajakan, perlindungan konsumen, pendidikan dan sumber daya manusia, infrastruktur komunikasi, logistik, keamanan siber dan pembentukan Manajemen Pelaksana Peta Jalan SPNBE 2017-2019.

Ini akan menjadi acuan bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk menetapkan kebijakan sektoral untuk mempercepat pelaksanaan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (e-commerce).
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak