alexametrics

Pemangkasan Suku Bunga BI Katrol Rupiah ke Rp14.239

loading...
Pemangkasan Suku Bunga BI Katrol Rupiah ke Rp14.239
Rupiah pada Kamis ini ditutup menguat ke Rp14.239 per dolar Amerika Serikat. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Sentimen domestik dari pemangkasan suku bunga Bank Indonesia, berhasil mengatrol penguatan rupiah. Data Bloomberg Kamis (22/8/2019), mata uang kecintaan kita terapresiasi 4 poin atau 0,03% ke level Rp14.239 per USD, berbading Rabu lalu di Rp14.243 per USD.

Sepanjang Kamis ini, rupiah bergerak panas dingin. Dibuka naik 13 poin menjadi Rp14.230 per USD, namun sesi siang tertekan ke Rp14.246 per USD. Kamis ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.226-Rp14.247 per USD.

Data Yahoo Finance mencatat rupiah menguat 5 poin atau 0,03% ke level Rp14.230 per USD, dimana Rabu lalu berada di Rp14.235 per USD. Hari ini, rupiah ditransaksikan di Rp14.220-Rp14.256 per USD.



Rupiah mendapat stimulus, setelah Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Kamis ini, mengambil langkah kejutan dengan memutuskan menurunkan suku bunga acuan 25 basis poin ke level 5,50%.

Keputusan penurunan suku bunga acuan ini terbilang mengejutkan, karena mayoritas ekonom memprediksi BI akan mempertahankan suku bunga acuan 5,75% di tengah terjaganya laju inflasi.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kebijakan tersebut konsisten dengan rendahnya perkiraan inflasi di bawah titik tengah, tetap menariknya imbal hasil aset keuangan domestik sehingga mendukung stabilitas eksternal, serta langkah preemptive untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari dampak perlambatan ekonomi global.

Sementara itu, laju dolar AS mundur setelah risalah The Fed memupus ekspektasi pasar. Federal Reserve menyatakan tetap mempertahankan suku bunga, ditengah tren bank sentral global yang menurunkan suku bunga. Pasar mengharap penurunan suku bunga karena pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Melansir dari CNBC, indeks USD diperdagangkan mundur ke 98,178 terhadap enam mata uang utama, dibandingkan sesi sebelumnya di 98,333.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak