alexametrics

Dua Konsorsium Bersaing Garap Terminal 4 Soekarno-Hatta

loading...
Dua Konsorsium Bersaing Garap Terminal 4 Soekarno-Hatta
Angkasa PuraDua konsorsium akan menggarap desain pembangunan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Angkasa Pura II (AP/Persero) mengumumkan dua konsorsium akan menggarap desain pembangunan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng.

Pelaksana harian Senior Vice President of Head Corporate Secretary and Legal AP II Achmad Rivai mengatakan, kawasan Terminal 4 akan dibangun di atas lahan seluas 130 hektare.

“Seluruh kebutuhan tanah sudah dimiliki oleh Angkasa Pura II sehingga kami targetkan proses konstruksi nantinya bisa dilakukan dengan lancar. Tanah tersebut adalah yang saat ini digunakan untuk lapangan golf, perkantoran, dan terminal kargo,” ujarnya di Jakarta, Kamis (22/8/2019).



Seiring dengan pembangunan Terminal 4 tersebut, maka kawasan kargo akan dipindah dan dikembangkan menjadi cargo village yang juga dapat mengakselerasi pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Terminal 4 dibangun dengan kapasitas sekitar 40 juta penumpang pesawat per tahun dan akan menjadi terminal terbesar di Indonesia.

Saat ini terminal terbesar Indonesia adalah Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan kapasitas 25 juta penumpang per tahun.

Konsep desain interior Terminal 4 sendiri adalah futuristik dan mengadopsi kebudayaan lokal. Di sisi teknologi informasi Terminal 4 juga memiliki konsep smart mobility, smart enviroment, dan smart security.

Dalam mendukung ‘Smart Mobility’ Terminal 4 memiliki self-check in counter, self-baggage drop, dan sejumlah fasilitas lainnya.

Sedangkan ‘Smart Security’ tercermin dari fasilitas full body scanner x-ray serta smart CCTV.

Sementara dengan ‘Smart Environment’, Terminal 4 menjadi ecogreen airport dilengkapi sejumlah fasilitas antara lain smart grid dan intelligent building management system.

"Kami juga membuat konsep khusus terkait dengan komersial dimana memperhatikan tenant flow management dan berorientasi kepada kepuasan pelanggan," ungkapnya.

Rivai menambahkan, keseluruhan konsep yang ada di Terminal 4 sangat memperhatikan seluruh proses seperti keberangkatan, check-in, kedatangan, transit, komersial, hingga transportasi publik dari dan ke terminal.

"Dilengkapi juga teknologi informasi terkini, Terminal 4 akan membawa harum nama Indonesia di tingkat global," ucapnya.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan, pembangunan terminal empat Soekarno-Hatta, praktis akan menambah kapasitas jumlah penumpang di bandara tersibuk di Indonesia itu. Meski begitu, pembangunan terminal juga harus diimbangi dengan pendapatan dari sisi non-Aero. Dengan kata lain, bisnisnya juga harus jalan.

"Saya melihat ini potensi yang besar. Bukan hanya dalam tingkat meningkatkan pelayanan tapi harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dari sisi pendapatan di luar Aero," tandasnya.

Menurutnya, hal itu juga bisa menambah pendapatan dari Angkasa Pura II asalkan dikelola dengan baik dan profesional.

"Sebab, dimana-mana bandara di negara maju kecenderungan pendapatan non Aero kini sudah lebih besar ketimbang pendapatan dari sisi udara,” ujarnya kepada KORAN SINDO.

Dia menambahkan, pembangunan terminal empat juga diharapkan terintegrasi dengan terminal lain sehingga memudahkan penumpang berpindah antar terminal.

“Yang lebih penting juga adalah mobilitas integrasinya. Kalau soal sistem pelayanan saya kira AP II sudah memiliki standar yang mau diterapkannya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pembangunan Terminal 4 Soetta diperkirakan menelan biaya Rp11 triliun dan ditargetkan rampung pada 2024. Terminal yang digadang-gadang menjadi yang terbesar di Indonesia ini memiliki luas lahan 130 hektare dengan kapasitas mencapai 45 juta penumpang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu juga menaruh perhatian terhadap Terminal 4 saat berkunjung ke Soekarno-Hatta pada Juni 2019. Kala itu, Jokowi meminta pembangunan Terminal 4 dimulai pada 2021 dan tuntas pada 2024.

“Kita harapkan nanti di 2021 terminal yang keempat juga sudah dibangun lagi. Tiga tahun rampung," kata Jokowi.

Setelah Terminal 4 berkapasitas 45 juta penumpang dibangun, lalu revitalisasi Terminal 1 dan 2 usai dengan kapasitas total 40 juta penumpang, ditambah dengan Terminal 3 berkapasitas 25 juta penumpang, maka Soekarno-Hatta secara keseluruhan memiliki kapasitas sekitar 110 juta penumpang per tahun.

"Total nantinya kita harapkan di sini bisa menampung 110 juta penumpang dengan plus terminal keempat,” beber Jokowi.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak