alexametrics

Suku Bunga Acuan Turun, Menkeu Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi

loading...
Suku Bunga Acuan Turun, Menkeu Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan menjadi 5,5% dari sebelumnya 5,75%. Penurunan suku bunga sebagai langkah pre-empetive terhadap dampak kemungkinan perlambatan ekonomi global.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan pemerintah akan menyinkronkan kebijakan yang sudah dilakukan oleh BI untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, baik fiskal maupun nonfiskal dari sekarang hingga ke depan.

"Tentu kita menghormati dari sisi keputusan BI yang dalam komunikasinya ingin agar momentum pertumbuhan ekonomi bisa tetap terjaga," ujarnya di Jakarta, Jumat (23/8/2019).



Sri Mulyani melanjutkan, pemerintah bersama BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus mempelajari kondisi lingkungan ekonomi global dalam menentukan kebijakan-kebijakan yang tepat dalam menjaga perekonomian.

"Kami akan terus mempelajari itu dan bagaimana menentukan sikap-sikap untuk policy mix. Tujuannya agar perekonomian Indonesia bisa maju dari sisi pertumbuhan, ekonomi bisa terjaga, stabilitas juga terjaga. Dan dari sisi perkembangan pembangunan selama ini yang sudah dilakukan," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, ada tiga pertimbangan BI menurunkan suku bunga. Pertama, rendahnya perkiraan inflasi yang berada di bawah titik tengah sasaran. Kedua, tetap menariknya imbal hasil investasi aset keuangan domestik sehingga mendukung stabilitas eksternal.

Ketiga, sebagai langkah preemptive untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi ke depan dari dampak perlambatan ekonomi global. Sepanjang tahun ini,

BI telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak dua kali, yakni Agustus ini dan Juli lalu. Penurunan suku bunga kali ini akan diarahkan untuk mendorong permintaan pembiayaan, baik dari korporasi ataupun dari rumah tangga.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak