alexametrics

Darmin Minta Pasar Modal dan Perbankan Bersaing Berikan Pembiayaan Murah

loading...
Darmin Minta Pasar Modal dan Perbankan Bersaing Berikan Pembiayaan Murah
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, meminta perbankan dan pasar modal bersaing dalam menyediakan pembiayaan lebih murah bagi dunia usaha untuk menggerakan perekonomian Indonesia.

Darmin menambahkan, meski keduanya memiliki tren pembiayaan yang berbeda, dimana perbankan dengan kreditnya sementara pasar modal dengan instrumen pembiayaan. Tapi, lanjut dia, perbankan dan pasar modal harus bisa bersaing menjadi sumber pendanaan jangka pendek dan jangka panjang.

"Kita mengharapkan ada persaingan antara bank dan pasar modal walau sama-sama punya kita, untuk berlomba menurunkan biaya untuk return. Kemarin saja Bank Indonesia sudah menurunkan suku bunga menjadi 5,5%," ujar Darmin dalam acara Capital Market Summit & Expo di Jakarta Convention Center Senayan, Jumat (23/8/2019).



Darmin menambahkan, perbankan seharusnya memberikan tingkat bunga baik pinjaman dan deposito dengan tingkat bunga atau rate yang lebih rendah, sebab perbankan dinilai memiliki tingkat risiko yang juga rendah.

Meski demikian, kata dia, pasar modal tidak perlu khawatir jika perbankan lebih besar menyalurkan kredit ke dunia usaha. Begitu juga sebaliknya. Sebab keduanya juga berada di bawah naungan yang sama yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pasar modal, tambah Darmin, semustinya bisa menyediakan instrumen permodalan yang lebih murah dari perbankan. Meskipun tenornya juga jauh lebih panjang.

"Mustinya pasar modal bisa menghasilkan pembiayaan yang lebih murah karena bank kita marginnya agak besar. Sehingga mestinya bisa dipotong oleh pasar modal. Walaupun tentu ada juga hubungannya. Kita mengharapkan keduanya bisa saling berlomba untuk semakin efisien," pungkasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak