alexametrics

Wimboh Santoso Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Tidak Tetap FEB UNS

loading...
Wimboh Santoso Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Tidak Tetap FEB UNS
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, untuk pertama kalinya mengukuhkan guru besar tidak tetap di bidang Ilmu Manajemen Risiko pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS kepada Wimboh Santoso.

Pengukuhan Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan ini akan dilakukan pada Senin (26/8) besok di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS.

Rektor UNS, Profesor Jamal Wiwoho menerangkan pengukuhan ini karena UNS membutuhkan keahlian dari Wimboh, yang selain paham soal teori manajemen risiko juga matang pada level praktis, yang terbuktikan saat berkarir di Bank Dunia hingga menjabat Ketua DK OJK.



"Pengalaman dan kematangan ini akan mewarnai riset dan publikasi UNS kedepan dan menjadikan UNS sebagi center of excellent di bidang Manajemen Risiko," ujarnya.

Selain itu, UNS akan sangat terbantu dengan keahlian Wimboh dalam menghadapi era industri 4.0, dimana telah terjadi disrupsi pada pengelolaan dan penyelenggaraan perguruan tinggi. Utamanya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Kalau kita lihat parameter pengukuran Webometrics, impact UNS paling tertinggi se-Indonesia. Dengan kehadiran Profesor Wimboh, kedepan UNS akan lebih mampu memberikan impact yang sangat operasional dan strategis dalam memberi solusi terkait problem ekonomi Indonesia," kata Jamal di Jakarta, Minggu (25/8/2019).

Sementara itu, Wimboh Santoso mengucapkan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberi kemampuan, kesempatan dan atas ijin-Nya sehingga bisa diangkat sebagai Guru Besar tidak tetap bidang Manajemen Risiko pada FEB UNS.

"Saya yakin bahwa jabatan Guru Besar tidak mungkin diraih hanya atas usaha diri tanpa uluran tangan pihak lain. Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengucapakan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya," ungkapnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak