alexametrics

IHSG Ditutup Menguat Tipis Saat Bursa Asia Variatif

loading...
IHSG Ditutup Menguat Tipis Saat Bursa Asia Variatif
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Rabu (28/8/2019) ditutup naik tipis untuk melengkapi raihan positif sepanjang hari ini saat bursa Asia variatif. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Rabu (28/8/2019) ditutup naik tipis untuk melengkapi raihan positif sepanjang hari ini. Hingga akhir sesi, IHSG tercatat menguat 3,48 poin atau 0,06% ke level 6.281,65.

Sebelumnya pada sesi perdagangan siang, bursa saham Tanah Air bertambah 2,76 poin atau 0,04% ke level 6.280,93 setelah tadi pagi juga menghijau. Sedangkan kemarin hingga akhir sesi berada di posisi 6.278,17 dengan peningkatan 63,66 poin atau 1,02%.

Sektor saham dalam negeri kebanyakan bergerak menanjak naik di perdagangan sore dipimpin lonjakan tertinggi sektor industri dasar sebesar 1,22% serta sektor consumer meningkat 1,14%. Selain itu sektor properti menjadi yang paling melemah usai kehilangan -1,08% diikuti aneka industri yang jatuh -1,06%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,77 triliun dengan 15,07 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp343,63 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,63 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,29 triliun. Tercatat sebesar 198 saham menguat, 246 melemah dan 158 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) naik Rp65 menjadi Rp1.325, Waran Seri I Barito Pacific Tbk. (BRPT-W) bertambah Rp75 menjadi Rp535 dan PT Arthavest Tbk (ARTA) melonjak Rp60 ke posisi Rp392.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) turun Rp105 menjadi Rp800, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) menyusut Rp100 menjadi Rp4.610 serta PT Astra International Tbk. (ASII) lebih rendah Rp75 menjadi Rp6.450.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, pasar saham wilayah Asia masih berjuang setelah tekanan datang dari imbal hasil yield AS menuju ke level terburuk dalam lebih dari satu dekade. Saham daratan China pada akhir sesi ditutup lebih rendah dengan Komposit Shanghai menyusut 0,29% hingga berakhir pada level 2.893,76 dan Komposit Shenzhen merosot 0,125% menjadi 1.593,82.

Tren pelemahan juga terlihat pada indeks Hang Seng, Hong Kong yang lebih rendah 0,19% untuk bertengger di posisi 25.615,48 pada akhir sesi perdagangan tengah pekan. Selanjutnya indeks Nikkei Jepang masih bertahan pada zona hijau dengan tambahan 0,11% menjadi 20.479,42 saat indeks Topix menanjak naik secara fraksional dalam sesi penutupan di level 1.490,35.

Indeks Kospi, Korea Selatan juga ditutup 0,86% lebih tinggi pada posisi 1,941,09. Dimana kedua negara tetap terkunci dalam pertikaian diplomatik, Jepang secara resmi mengeluarkan Korea Selatan dari daftar mitra dagang. Bursa patokan Australia, ASX 200 juga mencetak kinerja positif lewat peningkatan 0,45% menjadi 6.500,60. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang turun 0,05%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak