alexametrics

MNC Vision Networks Tuntaskan Akuisisi 60% Saham K-Vision

loading...
MNC Vision Networks Tuntaskan Akuisisi 60% Saham K-Vision
PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) saat resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia awal bulan Juli lalu. IPTV melaporkan proses akuisisi 60% saham K-Vision telah selesai. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT MNC Vision Networks (IPTV) pada Selasa (27/8) lalu secara resmi menyelesaikan akuisisi mayoritas saham K-Vision sebesar 60%. Akuisisi K-Vision oleh operator TV berbayar terkemuka di Indonesia yang memiliki platform berbasis langganan yang paling komprehensif ini mewakili upaya IPTV untuk memperkuat portofolionya serta membuka pasar baru untuk menjadi perusahaan TV berbayar terbesar di Indonesia.

K-Vision adalah operator TV-berbayar prabayar yang menggunakan satelit KU-band, dengan fokus pada segmen pasar menengah ke bawah. Melalui kesepakatan tersebut, pelanggan baru perseroan akan bertambah 120.000 per bulan, di luar pertumbuhan pelanggan dari tiga anak perusahaan perseroan, yakni MNC Vision (layanan DTH - S band), MNC Play (IPTV & broadband), dan MNC Now (layanan OTT - TV anywhere).

Dengan akusisi K-Vision, Perseroan sekarang dapat menargetkan semua pasar TV-Berbayar di Indonesia, dari kota-kota besar hingga pedesaan. Selain itu, prioritas IPTV juga untuk mengonsolidasikan industri dengan mengurangi jumlah pemain di pasar, diyakini pada akhirnya akan secara signifikan meningkatkan pangsa pasar perseroan secara keseluruhan di tahun-tahun mendatang.



"K-Vision adalah sebuah akusisi yang tepat untuk portofolio platform berbasis langganan kami dan memberikan diversifikasi lebih lanjut berdasarkan segmen dan geografi. Akuisisi ini sesuai dengan filosofi kami yang dipandang dan dikenal luas sebagai penyedia TV-berbayar terlengkap dan terbesar di Indonesia," ungkap Direktur Utama IPTV Ade Tjendra dalam keterangan resminya, Kamis (29/8/2019).

Penambahan K-Vision, lanjut dia, merupakan sebuah langkah strategis seiring dengan visi inovatif perseroan secara keseluruhan. "Kami sangat senang untuk dapat mengambil kesempatan memasuki pertumbuhan penetrasi TV-berbayar yang berkelanjutan di Indonesia," tambahnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak