alexametrics

SDM Indonesia Unggul, Sri Mulyani Tekankan Peran Ganda ASN

loading...
SDM Indonesia Unggul, Sri Mulyani Tekankan Peran Ganda ASN
Menkeu Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya menyeimbangkan peran ganda sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang Unggul. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya membagi waktu antara pekerjaan dengan keluarga, sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang Unggul. Menurutnya setiap individu perlu mendefinisikan skala prioritas untuk menyeimbangkan peran sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) dan posisinya dalam keluarga.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani terkait pandangannya tentang peran ganda menjadi menjadi Menteri Keuangan sekaligus menjadi ibu untuk keluarganya. "Kita harus men-define (mendefinisikan) mana yang lebih prioritas," ucapnya dalam acara talkshow Minister Talks di Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta.

Saat memberikan motivasi kepada pegawai jajaran Kemnkeu agar dapat menjadi SDM Indonesia yang unggul, Ia menekankan agar tidak melupakan peran mereka dalam keluarga. Terutama menurut mantan Direktur Bank Dunia itu saat keluarga membutuhkan.



Ia mencontohkan seperti berkaitan dengan urusan pendidikan atau sakit, maka Sri Mulyani akan menimbang apakah pekerjaan yang diamanatkan padanya masih bisa diwakilkan atau tidak. “Saat anak saya menerima rapor, saya akan hadir dalam acara itu karena saya tidak mau mendelegasikan atau mensubkontrakkan pendidikan anak saya kepada orang lain," ucapnya.

"Tidak akan ada perwakilan yang datang (ke acara tersebut). Kalau anak saya sakit, I have to be there (for them). No compromisable! Jangan pernah kamu tidak hadir saat keluarga kamu membutuhkan kamu,” sambung Menkeu.

Sementara terkait dengan perannya untuk negera, Sri Mulyani mengingatkan seluruh jajaran pegawai DJPPR untuk menjaga kepercayaan rakyat yang telah diamanahkan kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan. Dalam hal ini khsusunya untuk menjadi SDM Indonesia yang unggul dalam mengelola utang yang prudent dan berdampak baik bagi pembangunan. “Kepercayaan ini tidak bisa dinegosiasikan. So please don’t betray them, our people,” tegasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak