alexametrics

Jadi Plt Dirut, Oni Febriarto Pastikan Direksi BTN Kompak Jaga Kinerja

loading...
Jadi Plt Dirut, Oni Febriarto Pastikan Direksi BTN Kompak Jaga Kinerja
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Oni Febriarto Rahardjo memastikan bahwa jajaran direksi perseroan tetap solid dan kompak menjaga kinerja. Foto/Rakhmat Baihaqi
A+ A-
JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Oni Febriarto Rahardjo memastikan bahwa jajaran direksi perseroan tetap solid dan kompak menjaga kinerja. Selain dilengkapi dengan infrastruktur yang lengkap, tambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah bikin manajemen makin percaya diri.

"Kami yakin yang berdelapan ini dilengkapi infrastruktur atau alat yang semua lengkap. Kalaupun dirut berhalangan, tetap berjalan dan saya jadi Plt-nya," jelas Oni dalam acara Ngopi Bareng Media di Menara BTN, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Menurut Oni, saat ini perseroan tidak terpengaruh dengan kondisi dari luar. Dengan tidak adanya posisi dirut, maka menurut aturan akan diisi sementara oleh Plt. "BTN organisasi yang besar. Kita punya rule dan ini semua berjalan. Dewan direksi yakin bank ini akan tetap berkembang," paparnya.



Oni menegaskan, direksi yang terdiri dari delapan orang akan tetap kompak dan bekerja keras dengan effort yang luar biasa. "Visinya jelas kita akan perbesar kapasitas kita sebagai bank yang fokus di perumahan," tegas Oni.

Lebih lanjut Oni menuturkan, BTN mendapatkan tambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebanyak 2.467 unit.

"Kami mengapresiasi langkah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang memberikan kepercayaan kepada Bank BTN menggunakan kuota FLPP untuk mempercepat pencapaian Program Sejuta Rumah," jelasnya

Oni mengatakan, tambahan kuota FLPP ini membuat perseroan semakin optimistis dalam mencapai target kinerja tahun ini. Keyakinan tersebut diperkuat dengan potensi pencairan KPR subsidi pada semester II/2019 yang diperkirakan mencapai 28.000 unit. Sementara untuk KPR nonsubsidi, potensi bisa terealisasi sekitar 16.000 unit.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak