alexametrics

Enggar Siap Cabut Aturan Penghambat Arus Masuk Investasi

loading...
Enggar Siap Cabut Aturan Penghambat Arus Masuk Investasi
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Foto/Dok.Kementerian Perdagangan
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menekankan pentingnya investasi dan peningkatan ekspor. Pasalnya, dari 33 perusahaan multinasional yang hengkang dari China, tidak satu pindah melirik ke Indonesia.

Mereka lebih memilih ke Vietnam, Malaysia, Thailand dan Kamboja, karena aturan atau regulasi yang sederhana. Karena itu, Jokowi meminta jajarannya untuk membenahi aturan usaha yang dianggap menghambat arus masuk investasi dan memperlambat ekspor.

Menjawab itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, mengatakan akan melakukan relaksasi dan siap mencabut aturan-aturan yang menghambat investasi dan ekspor. Enggar bahkan menargetkan siap mencabut aturan penghalang dalam kurun dua minggu. Langkah ini diharap mampu memaksimalkan peluang investasi dan ekspor nasional.



"Dalam waktu singkat, dalam waktu dua minggu akan ada relaksasi atau pencabutan berbagai peraturan (penghambat)," tandas Enggar di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Dia menerangkan, saat ini masih banyak aturan yang membuat para calon investor berpikir dua kali menanamkan modalnya di Indonesia. Selain itu, masih ada tumpang tindih aturan di level pemerintah pusat dan pemerintah daerah, yang menyebabkan pertumbuhan investasi lambat. Namun, Enggar enggan merinci aturan apa saja yang akan direlaksasi atau dicabut nantinya.

"Sekarang yang selalu jadi keluhan dari para potential investor datang kesini, beda penjelasan dari pusat dan daerah. Ada ketidak sinkronan berbagai peraturan pada saat di lapangan," jelasnya.

Enggar memastikan, permasalahan ini sudah diatasi dengan digelarnya rapat koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BI (Rakorpusda). Dalam gelaran Rakorpusda, pemerintah daerah sepakat untuk mempermudah aturan atau perizinan untuk para calon investor.

"Tadi para gubermur memberikan komitmen melalui pembicaraan dan percakapan, kemudahan-kemudahan perizinan sesuai perintah Presiden akan berjalan," paparnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak