alexametrics

BRI Salurkan Bantuan untuk Percepat Pemulihan Papua

loading...
BRI Salurkan Bantuan untuk Percepat Pemulihan Papua
BRI salurkan bantuan untuk percepat pemulihan Papua. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibilty (CSR) BRI Peduli untuk korban terdampak kerusuhan di Jayapura, Papua.

Bantuan tersebut berupa sembako senilai Rp75 juta untuk para korban terdampak yang diserahkan melalui Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano. Bantuan sembako ini selanjutnya diberikan ke dapur umum yang ada di tempat pengungsian.

Selain itu, untuk mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan wilayah Papua pasca kerusuhan, Bank BRI menyumbangkan 3 perahu kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membersihkan sungai. Perseroan juga membantu perbaikan pos polisi yang mengalami kerusakan.



"Kehadiran Bank BRI di tengah-tengah masyarakat Papua merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat Papua. Diharapkan bantuan-bantuan tersebut dapat membantu masyarakat Papua agar dapat segera kembali menjalankan aktivitasnya secara normal," ungkap Corporate Secretary Bank BRI, Hari Purnomo di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2019 ini Bank BRI telah memberikan berbagai bantuan CSR BRI Peduli kepada masyarakat di wilayah Papua dan sekitarnya.

Bantuan yang diberikan berupa elektrifikasi rumah warga, pembuatan MCK, penyediaan sarana air bersih, bedah rumah masyarakat, pasar murah, pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi, bantuan untuk Sekolah Luar Biasa (SLB), padat karya tunai dan pengobatan gratis. Hal ini sejalan dengan program BUMN Hadir Untuk Negeri yang digagas oleh Kementerian BUMN.

"Sebagai tanggung jawab sosial, perseroan berkomitmen untuk terus membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai program CSR yang BRI miliki," kata Hari.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak