alexametrics

Aksi Profit Taking Membuat Rupiah Mundur ke Rp14.052

loading...
Aksi Profit Taking Membuat Rupiah Mundur ke Rp14.052
Rupiah ditutup melemah 18 poin atau 0,13% ke level Rp14.052 per USD. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Setelah empat hari berlari kencang, laju rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Selasa (10/9/2019), harus terhenti. Data Bloomberg pada petang ini, rupiah ditutup mundur 18 poin atau 0,13% ke level Rp14.052 per USD, dibanding Senin kemarin di Rp14.034 per USD.

Awal perdagangan, rupiah dibuka melanjutkan reli, dengan menguat 4 poin atau 0,04% ke level Rp14.030 per USD. Sepanjang Selasa ini, rupiah bergerak di Rp14.026-14.055 per USD.

Sementara itu, data Yahoo Finance mencatat rupiah terdepresiasi 20 poin atau 0,14% ke level Rp14.045 per USD, berbanding sehari sebelumnya di Rp14.025 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.020-Rp14.088 per USD.



Melemahnya rupuah disebabkan aksi ambil untung (profit taking), dimana rupiah telah untung selama empat hari beruntun sejak Rabu-Senin kemarin. Meredanya perang dagang AS-China jelang pertemuan Oktober, membuat investor mengalihkan perhatian terhadap aset berisiko, termasuk rupiah.

Karena aset berisiko di negara berkembang (emerging market) memberi imbal hasil tinggi yang menarik investor. Alhasil ini menguatkan rupiah.

Sementara itu, dolar AS mulai menunjukkan kekuatan disebabkan No Deal Brexit. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tetap bersikukuh Inggris keluar dari Uni Eropa ada atau tanpa kesepakatan pada 31 Oktober. Melansir Reuters, hal ini membuat poundsterling Inggris turun 0,1% menjadi USD1,2329 per USD, setelah berada di level tertinggi enam minggu pada sehari lalu.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak