alexametrics

IHSG Diramal Berbalik Melemah, Cermati 6 Saham Ini

loading...
IHSG Diramal Berbalik Melemah, Cermati 6 Saham Ini
IHSG pada Rabu ini diramal berbalik melemah. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu ini diramal berbalik melemah. Selasa lewat, IHSG ditutup menguat 10,46 poin atau 0,17% menjadi 6.336,67.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli.

"Selain itu, terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Rabu (11/9/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ADRO
Terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada level 1400-1420, dengan target harga secara bertahap di level 1335 dan 1265. Resistance: 1470 dan 1480.

2. ASRI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 300-310, dengan target harga secara bertahap di level 318, 332, 370 dan 404. Support: 296 dan 288.

3. AUTO
Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 1300-1310, dengan target harga di level 1335. Support: 1290.

4. BMRI

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 6900-7050, dengan target harga secara bertahap di level 7150, 7425, 8050 dan 8650. Support: 6800 dan 6650.

5. INKP
Pergerakan harga saham telah berhasil menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 6900-7050, dengan target harga secara bertahap di level 7375, 7925, 8625, 10275 dan 11925. Support: 6600.

6. WIKA
Pergerakan harga saham telah berhasil menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area 2020-2040, dengan target harga secara bertahap di level 2080, 2200 dan 2350. Support: 2000 dan 1930.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak