alexametrics

Ruang Lanjutan Bank Indonesia Longgarkan Suku Bunga

loading...
Ruang Lanjutan Bank Indonesia Longgarkan Suku Bunga
Bank Indonesia (BI) menurut Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) masih mempunyai ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menurut Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) masih mempunyai ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut. Sebelumnya Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) periode Agustus 2019 memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate(BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5.50%.

Pgs Direktur Grup Surveilans dan Stabilitas Sistem Keuangan LPS Samsu Adi Nugroho menjelaskan, bahwa ruang penurunan lanjutan untuk BI7DRR dan kebijakan moneter yang akomodatif cukup terbuka hingga akhir tahun depan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya risiko perlambatan ekonomi serta proyeksi inflasi rendah.

"Disisi lain, langkah The Fed dan central bank negara lain dalam melakukan pelonggaran, risiko volatilitas di pasar keuangan, risiko kinerja neraca transaksi berjalan, serta respon pelaku ekonomi terhadap pemangkasan BI7DRR akan menjadi faktor pertimbangan lain yang menentukan penurunan lanjutan suku bunga moneter," ujar Samsu di Jakarta, Senin (16/9/2019).



Kebijakan pelonggaran lanjutan pada bulan lalu menurutnya, ditempuh sejalan dengan rendahnya prakiraan inflasi dan langkah pre-emptive mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah risiko perlambatan ekonomi global.

"Sejauh ini, strategi moneter dan kebijakan makroprudensial juga tetap diarahkan untuk memastikan ketersediaan likuiditas dan akomodatif untuk mendorong penyaluran kredit perbankan dan memperluas pembiayaan bagi perekonomian," paparnya.

LPS memprediksi bahwa sejalan dengan penurunan BI7DRR dalam dua periode terakhir, arah suku bunga antar bank (JIBOR) di semua tenor berpeluang turun secara gradual merespon penurunan yang ditempuh BI dan kondisi likuiditas antar bank yang relatif stabil.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak