Bersaing dengan Impor, E-Commerce Didorong Terus Berdayakan UMKM

Rabu, 21 Agustus 2024 - 18:31 WIB
loading...
Bersaing dengan Impor,...
E-commerce Indonesia terus didorong memberdayakan UMKM. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Seiring dengan pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, banyak perusahaan lokal menarik perhatian mitra internasional. Proses bergabung dengan perusahaan global ini sering kali dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan jangkauan pasar. Namun, hal ini juga memunculkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap komitmen perusahaan terhadap pasar lokal dan UMKM.

Salah satu kekhawatiran yang muncul adalah ketergantungan platform e-commerce pada mitra internasional, yang dapat menyebabkan ketidakstabilan operasional jika mitra global menghadapi masalah atau melakukan perubahan kebijakan. Selain itu, fokus yang berlebihan pada pasar global dapat mengakibatkan pengabaian terhadap kebutuhan dan preferensi konsumen domestik, serta penurunan kualitas produk atau layanan di pasar lokal.

Untuk menangani kekhawatiran ini, perhatian dari semua pihak, termasuk pemerintah, perusahaan besar, dan UMKM, sangat diperlukan agar pertumbuhan e-commerce tidak hanya memberikan keuntungan global tetapi juga mendukung perkembangan pasar lokal.

"Pasar e-commerce kita memang masih cukup banyak dikuasai asing. Kehadiran investor asing tentunya akan semakin menyemarakkan kehadiran investor asing dalam ekosistem digital kita. Namun, kita harus melihat ini sebagai peluang untuk memperkuat sektor lokal dengan memanfaatkan inovasi dan teknologi yang dibawa oleh mitra internasional. Sebagai perusahaan terbuka, kehadiran investor asing yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan tentu tidak menjadi masalah, selama aturan yang ada tetap dipatuhi," ujar Direktur Ekonomi Digital di Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda dalam pernyataan tertulis, Rabu (21/8/2024).

"Yang penting adalah bagaimana kita menjaga agar barang impor tidak semakin deras masuk ke pasar kita. Pemerintah perlu menerbitkan peraturan mengenai tagging barang di platform online commerce, baik di lokapasar maupun sosial commerce. Ini akan memudahkan kita dalam mengidentifikasi barang impor dan menetapkan kebijakan terkait. Selain itu, penerapan pajak konsumsi khusus dan pembatasan diskon pada produk asing akan mendukung produk lokal, sekaligus memacu pertumbuhan UMKM domestik."

Baca Juga: Bea Cukai Beberkan Aturan Main Barang Kiriman dari Luar Negeri, Awas Kena Denda

Kerja sama antara perusahaan e-commerce lokal dan mitra internasional tidak harus mengubah arah positif yang telah ada. Banyak perusahaan e-commerce lokal yang bergabung dengan perusahaan global mampu menciptakan sinergi antara teknologi dan kepekaan lokal. Pendekatan ini memungkinkan mereka untuk memperkuat identitas lokal sambil memanfaatkan sumber daya global untuk kemajuan bersama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Siap Naik Kelas! Simak...
Siap Naik Kelas! Simak Formula Marketing Digital Terbaru Khusus UMKM dan Korporasi
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
DANA Indonesia Dorong...
DANA Indonesia Dorong Finalis SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 Tumbuhkan Bisnis Berkelanjutan
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi
Prabowo: Hukum Tidak...
Prabowo: Hukum Tidak Boleh Menjadi Alat Balas Dendam Politik
Ramalan Nyeleneh Dukun...
Ramalan Nyeleneh Dukun Ghana Viral: Argentina Tersingkir, Portugal Juara Piala Dunia 2026
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Kepabeanan, 1.600 Pengguna Jasa Ikuti Sosialisasi Dokap Online Bea Cukai Priok
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved