alexametrics

Pelindo Sukses Selenggarakan Asean Ports Association Sports Meet 2019

loading...
Pelindo Sukses Selenggarakan Asean Ports Association Sports Meet 2019
APA sports meet ke-13 sukses dihelat PT Pelabuhan Indonesia II/IPC, dan Pelindo I, III, dan IV yang berlangsung sejak 17 dan berakhir 21 September 2019 lalu
A+ A-
YOGYAKARTA - Asean Ports Association (APA) sports meet ke-13 sukses diselenggarakan oleh PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC, bersama-sama dengan PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo I, III, dan IV (Persero) yang berlangsung sejak 17 dan berakhir 21 September 2019 lalu. Turut hadir saat acara pembukaan, Direksi PT Pelabuhan Indonesia I, III dan IV.

"Penyelenggaraan 13th APA Sports Meet merupakan bukti adanya sinergi dan kolaborasi yang baik antara pelaku bisnis pelabuhan di negara-negara ASEAN, baik kaitannya dengan bisnis maupun kegiatan pendukung lainnya,” kata Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Widyaka Nusapati dalam sambutan opening ceremony di Yogyakarta, Selasa (17/9/2019).

Penampilan tari tradisional dan pertunjukan menarik yang memperkenalkan budaya Indonesia mengawali perhelatan akbar ini. Sekitar 1.000 delegasi dari masing-masing negara mengawali seremoni dengan melakukan deville yang membuat suasana di stadion begitu meriah. Prosesi menyalakan obor dilakukan oleh legenda olahraga Indonesia, Yayuk Basuki menandai dibukanya 13th APA Sports Meet tersebut. Acara pembukaan ini turut dimeriahkan penampilan band Nidji.
Pelindo Sukses Selenggarakan Asean Ports Association Sports Meet 2019

“Mewakili Indonesia, total 108 atlet gabungan karyawan dan karyawati Pelindo I, II, III, dan IV (Persero) yang akan ikut berkompetisi melawan negara anggota APA. Penyelenggaraan 13th APA Sports Meet 2019 ini penting untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi antara Pelindo 1-4 tidak hanya dalam memberikan jasa pelayanan pelabuhan terbaik tapi juga saat bertindak sebagai tuan rumah dan berkompetisi mengharumkan nama Indonesia,” ujar Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya.

Mengusung tema One sPORT One Spirit, acara ini bertujuan untuk mempererat persahabatan dan meningkatkan kerja sama antaranggota APA dalam semangat sportivitas dan integritas. Lewat logo 13th APA Sports Meet, Indonesia yang dikenal dengan keberagaman budaya, keindahan alam dan keramahan orang-orangnya siap menjadi tuan rumah yang akan membawa kompetisi olahraga ini ke level selanjutnya.



Dengan semangat sinergi dan kolaborasi BUMN, IPC menggandeng beberapa BUMN untuk terlibat dalam menyukseskan penyelenggaraan APA Sports Meet 2019.

Terdapat tujuh BUMN yang menjadi sponsor yaitu PT Bank Negara Indonesia (BNI), PT Wijaya Karya (WIKA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Waskita Karya dan PT Bank Tabungan Negara (BTN). Selain itu ada juga beberapa anak perusahaan IPC yang juga menjadi sponsor seperti PT IPC Teminal Petikemas, PT Pelabuhan Tanjung Priok dan PT Pengembang Pelabuhan Indonesia.

“Saya mengapresiasi rekan-rekan BUMN yang terlibat menyukseskan APA Sports Meet 2019. Terima kasih, semoga sinergi seperti ini dapat terus dilakukan untuk memberikan yang terbaik bagi Tanah Air,” kata Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya.

Disela penyelenggaraan ASEAN Port Association Sport Meet 2019 di Yogyakarta, IPC mengoptimalkan kesempatan pertemuan dengan pelabuhan ASEAN dengan melakukan penandatanganan MoU Sister Port dengan Sabah Ports Authority. MoU ini berisi kesepakatan kedua belah pihak untuk mendorong kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk di antaranya logistik, industri pelabuhan dan juga pendidikan.

Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis IPC, Ogi Rulino dan Deputy Chairman Sabah Ports Authority, Datuk Maisuri Bin Besri.

IPC dan Sabah Ports Authority juga sepakat untuk melakukan pendalaman atas inisiatif yang saling menguntungkan dengan berbagi informasi dan kebijakan tentang berbagai topik yang relevan dengan aktivitas kepelabuhanan. Termasuk di dalamnya pelatihan personel, kerja praktik karyawan, studi banding, perbaikan operasional, perbaikan lingkungan dan promosi pelayanan jasa kepelabuhanan dengan tujuan meningkatkan perdagangan dan jasa maritim.

Kerja sama ini melengkapi rangkaian MoU yang telah ditandatangani sebelumnya antara Indonesia dengan Malaysia. Agustus lalu, jajaran Direksi IPC terbang ke Sabah untuk menyampaikan komitmen melalui penandatanganan MoU dengan beberapa pengelola (operator) pelabuhan di Sabah, Malaysia di antaranya Pelabuhan Sabah (Sabah Port Sdn Bhd) dan Pelabuhan Klaster Industri Kelapa Sawit (Palm Oil Industrial Cluster / POIC).

Elvyn G Masassya Direktur Utama IPC menegaskan bahwa “Sabah memiliki posisi yang strategis, berdekatan dengan Kalimantan Barat. Di sana juga akan beroperasi Pelabuhan Kijing. Kerja sama dengan operator pelabuhan ini akan memberikan nilai tambah. Ini sejalan dengan gagasan Trilogi Maritim sebagai solusi yang memadukan konsep tol laut dan pelabuhan yang terintegrasi. Ini juga menjadi langkah nyata mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia”.

APA yang dibentuk pada tahun 1974 memiliki agenda kegiatan rutin bertempat di negara anggota secara bergantian seperti Annual Meeting, HR Meeting dan lainnya. Khusus untuk APA Sports Meet yang merupakan pekan olahraga yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali dan diikuti oleh seluruh negara anggota APA, dimana pada penyelenggaraan ke-13 bertempat di Indonesia.

IPC bersama PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo I, III, dan IV (Persero) menjadi tuan rumah ajang kompetisi olahraga antar pengelola pelabuhan sembilan negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN Ports Association (APA).

Kompetisi yang memperebutkan 42 medali emas dari tujuh cabang olahraga, yaitu Badminton, Tenis, Tenis Meja, Golf, Bowling, Mini Marathon dan Futsal ini digelar pada 18 hingga 20 September 2019. Enam olahraga digelar di Yogyakarta sementara Bowling diselenggarakan di Semarang.

“Keterlibatan kami di APA adalah bentuk komitmen IPC untuk menjaga hubungan bilateral dengan pelabuhan-pelabuhan seluruh ASEAN. Dan kami bangga mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah APA Sports Meet tahun ini," ujar Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya di Jakarta.

Keterlibatan banyak pihak dalam acara internasional ini bukan hanya membawa manfaat dan keuntungan pada hubungan kerja sama antaranggota APA saja, melainkan juga bagi kota Yogyakarta yang dipilih sebagai tempat pelaksanaan dan negara Indonesia sendiri baik dalam sektor ekonomi, budaya, maupun pariwisata daerah.

Indonesia juara umum

Pada 20 September 2019, IPC bersama-sama dengan PT Pelabuhan Indonesia / Pelindo I, III, dan IV (Persero) resmi menutup rangkaian perhelatan 13th ASEAN Port Association (APA) Sports Meet 2019 dengan pertunjukan budaya dan seni di sesi closing ceremony.

“Puji syukur kepada Allah, atas kesuksesan pesta olahraga para pelaku bisnis pelabuhan yang tergabung dalam ASEAN Port Association (APA). Mewakili Pelindo I, III dan IV (Pesero), saya ucapkan terima kasih kepada atlet dan kontingen atas antusiasme dan sportivitas yang membantu kelancaran penyelenggaraan kegiatan ini. Tak lupa saya ucapkan selamat kepada para pemenang”, ujar Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya.

Hingga penutupan ini, Indonesia berhasil kembali menjadi juara umum (meraih posisi pertama dari negara ASEAN) pada kompetisi 13th APA Sports Meet 2019 dengan peroleh medali 18 emas, 19 perak dan 16 perunggu.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, tim Pelindo I, II, III dan IV atas upaya dan antusiasmenya dalam perhelatan 13th APA Sports Meet. Saya akui Indonesia telah menjadi tuan rumah yang baik dan melakukan perkerjaan luar biasa dalam memastikan acara ini berjalan lancar. ASEAN bangga dengan Indonesia dan APA khususnya bahkan lebih bangga dengan kalian. KAMI CINTA KALIAN!”, ujar ASEAN Port Association (APA) Secretary General, Mdm. Mimi Mazira Mohd Idris

“Keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah tidak lepas dari kerja keras banyak pihak. Sinergi perusahaan BUMN salah satu, yang membantu IPC dalam memastikan terselenggaranya 13th APA Sports Meet 2019 dengan baik. Terima kasih kepada BNI, Wijaya Karya, Bank Mandiri, BRI, Askrindo, Wakita Karya dan BTN yang telah mensponsori acara ini.” ujar Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya.

Sebagai cinderamata IPC membagikan alat musik tradisional angklung kepada seluruh tamu undangan yang dilanjutkan dengan menyuguhkan penampilan yang paling ditunggu, sendratari Ramayana.

Tidak berhenti disitu, tamu undangan juga dihibur oleh aksi DJ Gamelan yang memainkan lagu dengan nuansa musik tradisional yang kental, gamelan. Acara closing ceremony 13th APA Sports Meet ditutup dengan penampilan band Padi.

“Semoga silaturahmi dan kekompakan terus terjalin antarnegara anggota APA. Optimisme dan energi positif akan menjadi bahan bakar dalam menumbuhkan semangat kolaborasi antar negara di ASEAN dalam menyajikan pelayanan jasa kepelabuhanan yang semakin efektif, efisien dan optimal”, tutup Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya.

Berikut ini beberapa fakta menarik terkait penyelenggaraan 13th APA Sports Meet 2019.

Diikuti 1.000 Kontingen dari 9 Negara ASEAN.

APA Sports Meet 2019 diikuti oleh 1.000 kontingen atlet dan suporter yang berasal dari sembilan negara di Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN Port Association (APA). Kesembilan negara itu adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Filipina, dan Brunei Darussalam.

Antusiasme yang tinggi dari para kontingen sudah terlihat saat disambut pada prosesi kedatangan di bandara hingga makan malam penyambutan yang digelar pada Senin malam, 17 September 2019.

Dorong Sektor Pariwisata dan Budaya Yogyakarta.

APA Sports Meet ke-13 turut berkontribusi meningkatkan kunjungan pariwisata Yogyakarta yang sejalan dengan target Kementerian Pariwisata untuk mencapai 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019.

Kunjungan para kontingen ke sejumlah destinasi wisata di Yogyakarta menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih luas lagi budaya Indonesia, Jawa khususnya. Closing Ceremony yang rencananya digelar di Candi Prambanan pun menjadi daya tarik tersendiri bagi para kontingen dari Asia Tenggara yang memang menyukai wisata religi berpadu sejarah dari candi-candi legendaris.

Alasan Penggunaan Gelanggang Olahraga UNY dan UGM.

Sebagai penyelenggara IPC punya alasan tersendiri di balik pemilihan lokasi utama penyelenggaraan kompetisi 13th APA Sports Meet ini. Gelanggang Olahraga (GOR) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Gajah Mada (UGM) dibanding stadion lain yang lebih besar merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Pelindo I, II, III & IV dalam mendorong kemajuan sektor pendidikan.

Mendorong Perekonomian Yogyakarta.

Kedatangan seribu kontingen, termasuk atlet dan suporter dari sembilan negara di Asia Tenggara selama satu pekan dipastikan akan mendorong geliat perekonomian di Yogyakarta dan Semarang.

Sebut saja okupansi hotel, bisnis penyewaan kendaraan, bisnis kuliner hingga cinderamata, aktivitas ekonomi meningkat, bukan hanya di akhir pekan, tapi juga hari kerja.

Menguatkan Citra Positif Indonesia.

Sebagai tuan rumah 13th APA Sports Meet, IPC bersama Pelindo I, III, dan IV (Persero) juga berupaya menampilkan wajah Indonesia yang selalu siap menggelar event internasional. Keterlibatan anak-anak muda dalam event ini juga memperkuat citra Indonesia yang penuh semangat sportivitas, terlebih usai suksesnya penyelenggaraan Asian Games 2018 lalu.
(akn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak