alexametrics

Genjot Ekspor Batik Melalui Pusat Data Digital

loading...
Genjot Ekspor Batik Melalui Pusat Data Digital
Kehadiran pusat data batik melalui laman resmi Yayasan Batik Indonesia sejalan dengan program revolusi industri 4.0. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Yayasan Batik Indonesia meluncurkan prosesi peluncuran website Yayasan Batik Indonesia (www.yayasanbatikindonesia.com) dan Pasar Batik Rakyat. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, kehadiran pusat data batik melalui laman resmi YBI sejalan dengan program revolusi industri 4.0.

Pemanfaatan berbagai teknologi canggih tersebut diyakini dapat membuat dunia batik nasional semakin berdaya saing. "Pengembangan inventarisasi karya ke model digital ini dinilai penting menjaga warisan budaya tak benda asli Indonesia. Ini sangat bagus sekali dalam mengimplementasikan apa yang dimaksud dengan Making Indonesia 4.0 di dunia batik, website-nya itu pop up sistemnya, sudah digital," ujar Gati di Kemenperin, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Menurut Gati, kehadiran pusat data ini juga memperkuat kebanggaan masyarakat Indonesia dalam menggunakan batik. Pengakuan UNESCO yang telah mengukuhkan batik Indonesia sebagai Representative List of The Intangible Cultural Heritage of Humanity pada 2 Oktober 2009 mestinya diaplikasikan dengan baik.



"Batik Indonesia dinilai memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif di pasar Internasional yang perlu dijaga dan dilestarikan dengan penguatan branding dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual," jelasnya.

Setiap tahunnya, tujuan Yayasan Batik Indonesia untuk mengadakan kegiatan-kegiatan dalam rangka Hari Batik Nasional tak lain untuk mempertahankan Batik sebagai “warisan budaya tak benda dari Indonesia yang ditetapkan oleh UNESCO pada tanggal 29 September 2009 di Abu Dhabi – Uni Emirat Arab” dengan tujuan untuk melestarikan dan meningkatkan nilai tambah batik Indonesia yang merupakan potensi kekayaan Nasional.

Yayasan Batik Indonesia berupaya untuk menggaungkan terus semangat membatik melalui acara-acara dan serangkaian aktifitas yang dilakukan tahun ini dan tahun-tahun berikutnya. Saat ini Yayasan Batik Indonesia diberikan dukungan oleh para pihak yang memiliki keperdulian tinggi terhadap Batik, tahun ini didukung antara lain oleh OSO Securities, Djarum Foundation dan Bank Rakyat Indonesia.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak