alexametrics

BEI: Aksi Demo Jadi Sentimen Negatif Bagi Pasar Saham

loading...
BEI: Aksi Demo Jadi Sentimen Negatif Bagi Pasar Saham
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, aksi demostrasi yang berujung ricuh bakal mempengaruhi laju pasar saham. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, aksi demostrasi yang berujung ricuh bakal mempengaruhi laju pasar saham. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan, sentimen politik internal Indonesia dalam beberapa hari terakhir turut mempengaruhi laju indeks hingga membuatnya melemah.

"Orang sedang mencari katalis positif, namun kebetulan beritanya politik yang lagi kurang bagus," ujar Laksono Widodo di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Sambung dia menambahkan, tidak hanya sentimen domestik, pasar modal juga tengah menghadapi tantangan dari pasar global, terutama dari AS. Kondisi itu menimbulkan ketidakpastian di pasar. "Ketidakpastian itu kebanyakan secara efek tidak terlalu positif buat pasar ekuitas. Hanya saja, yang terjadi di Indonesia dalam tiga hari ini lebih kepada situasi domestik," katanya.



Dia berharap suhu politik internal terus membaik agar tidak menganggu pasar keuangan, khususnya pada bursa saham. "Diharapkan dalam beberapa hari ini kondisinya bisa lebih normal. Dalam arti sentimen politik, kalau tidak berkelanjutan, IHSG bisa balik lagi ke posisi yang lebih fundamental," tuturnya.

Sementara itu pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat, meski tidak terlalu besar mengiringi kejatuhan bursa utama Asia lainnya. Di akhir sesi, IHSG bertambah 8,80 poin yang setara dengan 0,14% ke level 6.146,40.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak