alexametrics

IHSG Diprediksi Menguat, Ini 6 Saham yang Direkomendasikan

loading...
IHSG Diprediksi Menguat, Ini 6 Saham yang Direkomendasikan
IHSG pada perdagangan Kamis (26/9/2019) diperkirakan menguat. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis ini secara teknikal diperkirakan menguat. Pada perdagangan Rabu (25/9/2019), IHSG ditutup menguat 0,14% di level 6.146,40

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah berada di area oversold dan RSI masih berada sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual.

"Di sisi lain, terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujar Nafan Aji di Jakarta, Kamis (26/9/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ASII
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola a white bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6.300–6.500, dengan target harga secara bertahap di level 6.650, 6.950 dan 7.125. Support: 6.175.

2. ASRI
Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 296–302, dengan target harga secara bertahap di level 306, 318, 332, 370 dan 404. Support: 296, 288 & 276.

3. BBCA
Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 28.900 – 29.700, dengan target harga secara bertahap di level 30.000, 30.525 dan 32.400. Support: 28.500.

4. BBRI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4.020 - 4.090, dengan target harga secara bertahap di level 4.160 dan 4.350. Support: 4.000 & 3.940.

5. INDY
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1.310 – 1.350, dengan target harga secara bertahap di 1.400, 1.430, 1.565, 1.700 dan 1.835. Support: 1.295.

6. WIKA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 1.910–1.920, dengan target harga secara bertahap di level 1.970, 2.040 dan 2.110. Support: 1.880.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak