alexametrics

Deflasi 0,27% Disebabkan Penurunan Harga Komoditas

loading...
Deflasi 0,27% Disebabkan Penurunan Harga Komoditas
Kepala BPS Suhariyanto (kiri). Foto/SINDOnews/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan September 2019 mengalami deflasi sebesar 0,27%. Kepala BPS, Suhariyanto, menjelaskan faktor penyebab deflasi akibat penurunan harga komoditas.

Hal ini seiring dengan pemerintah yang fokus menstabilkan harga bahan pangan di Indonesia, yang sebelumnya mengalami kenaikan dikarenakan pasokan yang bekurang.

"Sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan harga selama bulan lalu," ujar Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (1/10/2019).



Dia merinci cabai merah memiliki andil terhadap deflasi 0,19%, sedangkan bawang merah andilnya 0,07%, dan daging ayam ras andilnya 0,05%.

"Selain itu, cabai rawit memiliki andil terhadap deflasi sebesar 0,03% dan telur ayam ras memiliki andil deflasi 0,02%," jelasnya.

Selanjutnya, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau mencatatkan inflasi sebesar 0,28% dan andilnya 0,05%. Adapun kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar juga mengambil inflasi yang cukup kecil.

"Kalau listrik itu terjadi inflasi 0,09 dan andilnya 0,02%," terangnya. Baca: BPS Mencatat IHK September Mengalami Deflasi 0,27%

Selanjutnya, kelompok sandang memiliki inflasi 0,72% dan andilnya 0,05%. Kelompok kesehatan memiliki inflasi 0,32%, sektor pendidikan terjadi inflasi 0,47%, dan kelompok transportasi terjadi inflasi 0,01%.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak