alexametrics

IHSG Masih Melemah, Perhatikan 6 Saham Ini

loading...
IHSG Masih Melemah, Perhatikan 6 Saham Ini
IHSG pada Rabu ini diprediksi masih melemah. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu ini secara teknikal diperkirakan masih melemah. Perdagangan Selasa lalu, IHSG ditutup jatuh 30,85 poin atau 0,50% ke level 6.138,25.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah menuju ke area oversold atau jenuh jual.

"IHSG hari ini terlihat pola three black crows candlestick pattern yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi wajar. Sehingga IHSG berpeluang menuju ke support terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Rabu (2/10/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ASII

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 6500-6600, dengan target harga secara bertahap di level 6675, 6950 dan 7125. Support: 6400.

2. BBRI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 4060-4080, dengan target harga secara bertahap di level 4200, 4350, 4660 dan 5125. Support: 4000 dan 3940.

3. INDY

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1310-1350, dengan target harga secara bertahap di 1400, 1430, 1565, 1700 dan 1835. Support: 1295.

4. ITMG

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 12300-12500, dengan target harga secara bertahap di level 13300, 15200 dan 17650. Support: 11900.

5. PGAS
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 maka peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 2030-2050, dengan target harga secara bertahap di 2140, 2180, 2220 dan 2360. Support: 2010 dan 1960.

6. TINS
Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 940-960, dengan target harga secara bertahap di level 980, 1030, 1240, 1410 dan 1580. Support: 900.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak