alexametrics

Terbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I, BRI Target Dana Rp20 Triliun

loading...
Terbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I, BRI Target Dana Rp20 Triliun
BRI berencana menerbitkan obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2019 senilai Rp5 triliun. Dimana dana yang terkumpul akan digunakan untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Foto/Kunthi Fahmar Sandy
A+ A-
JAKARTA - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berencana menerbitkan obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2019 senilai Rp5 triliun. Dalam penerbitan obligasi ini perseroan menargetkan dapat menghimpun dana sebesar Rp20 triliun.

Direktur Keuangan Bank BRI Haru Koesmahargyo mengatakan, dana yang berhasil dihimpun dari penerbitan Obligasi ini rencananya akan digunakan untuk mengembangkan bisnis perusahaan yaitu memperbesar penyaluran kredit berdasarkan prinsip prudential banking and good corporate governance. Hingga akhir Juni 2019, perseroan berhasil menyalurkan kredit senilai Rp888,32 triliun.

Penyaluran kredit didominasi ke segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yaitu sebesar 76,72% atau senilai Rp 681,50 triliun. Dalam obligasi ini, lanjut Haru, perseroan menerbitkan tiga kupon indikasi yakni pertama, seri A dengan tenor 370 hari dengan kupon sebesar 6,35%-7,00%. Seri B memiliki tenor 3 tahun dengan tingkat bunga sebesar 7,19%-7,79%. Seri C memiliki tenor 5 tahun dengan kupon obligasi sebesar 7,51%-8,21%.



"Kami juga untuk pertama kalinya menawarkan sebagian obligasi ini dalam bentuk ritel dengan denominasi per pecahan Rp50 juta. Jadi kami mendorong para investor bukan hanya investor institusi tapi juga investor perorangan. Ini bagian dari penetrasi pasar keuangan di Indonesia," ujar Haru saat konferensi pers penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan III Bank BRI Tahap I tahun 2019 di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Sambung dia melanjutkan, penawaran umum berkelanjutan dengan total Rp20 triliun ini berlaku untuk masa waktu 3 tahun dari tahun 2019 hingga 2021. Dengan demikian, diperkirakan pada pertengahan tahun 2021 penawaran ini akan berakhir. "Namun tentunya kita harus lihat sesuai dengan kondisi pasar," katanya.

Adapun periode bookbuilding akan dilakukan pada 2-16 Oktober 2019 dengan tanggal efektif pada 29 Oktober 2019. Sehingga pada 31 Oktober-4 November 2019 bisa dilakukan Penawaran Umum. Tanggal penjatahan akan berlangsung 5 November 2019 dan 6 November 2019 Pengembalian Uang Pemasanan.

Sedangkan distribusi obligasi secara elektronik akan dilakukan pada 7 November 2019 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 8 November 2019. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi ini adalah PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premiere, PT Mandiri Sekuritas, PT Samuel Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Sementara pembayaran bunga dilakukan pada triwulanan dengan perhitungan 30/360. Obligasi ini mendapat peringkat AAA (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak