alexametrics

IHSG Pulang Bangkit ke Level 6.061

loading...
IHSG Pulang Bangkit ke Level 6.061
IHSG ditutup untung 22,72 poin atau 0,38% ke level 6.061,25. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit dari pelemahan lima hari beruntun pada Jumat (4/10/2019). IHSG pada petang ini memetik untung 22,72 poin atau 0,38% ke level 6.061,25.

Sesi pembukaan, IHSG rebound alias berbalik menguat 14,22 poin atau 0,24% ke level 6.052,75. Jumat ini, IHSG diperdagangkan di level 6.046,13-6.076,56.

Empat sektor saham menguat dari 10 indeks sektoral, dimana kenaikan terbesar terjadi pada industri dasar 1,50%, keuangan bertambah 1% dan perdagangan naik 0,96%. Sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada aneka industri yang turun 1,09%.



Dari 624 saham yang diperdagangkan, 211 menguat, 205 stabil, dan 208 tertekan. Nilai transaksi saham mencapai Rp10,11 triliun dari 18,09 miliar saham. Transaksi bersih asing Rp129,98 miliar, dengan aksi beli asing Rp2,54 triliun melawan aksi jual asing Rp2,41 triliun.

Selaras dengan itu, mayoritas pasar saham Asia ditutup menguat pada Jumat ini, karena investor sedang menunggu data payroll Amerika Serikat bulan September, yang akan dirilis akhir pekan ini.

Mengutip dari CNBC, Jumat (4/10), indeks Nikkei 225 Jepang pulih dengan naik 0,32% ke level 21.410,20. Senada, indeks Topix juga ditutup maju 0,1%. Di Korea Selatan, Kospi ditutup lebih tinggi seiring kenaikan saham Samsung Electronics dan SK Hynix, dengan kenaikan masing-masing sekitar 1%.

Indeks Hang Seng di Hong Kong tergelincir 0,54% pada sore hari, di tengah laporan bahwa pemerintah kota diatur untuk membahas peraturan darurat potensial untuk melarang masker wajah dalam protes. Kota yang diperangi telah diguncang oleh protes berminggu-minggu yang secara berkala berubah menjadi kekerasan.

ASX 200 Australia diperdagangkan 0,37% lebih tinggi menjadi 6.517,10, merespon data penjualan ritel bulan Agustus yang naik 0,4% dibandingkan bulan Juli.

Sementara itu, Hang Seng Hong Kong ambruk 1,11% ke level 25.821,03, ditengah rencana pemerintah Hong Kong menerapkan UU Darurat untuk mengatasi aksi demonstrasi yang sudah berlangsung 4 bulan. Pasar saham China masih ditutup libur perayaan 70 tahun Republik Rakyat China.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak