alexametrics

Bisnis Kuliner Kian Moncer, GoFood Ungkap 5 Menu Potensial 2020

loading...
Bisnis Kuliner Kian Moncer, GoFood Ungkap 5 Menu Potensial 2020
Maraknya promo dan diskon yang ditawarkan merchant GoFood memacu peningkatan transaksi penjualan. Foto/SINDOnews/Inda Susanti
A+ A-
JAKARTA - Tren pesan-antar makanan lewat aplikasi smartphone terus menunjukkan peningkatan dalam dua tahun terakhir. Hal ini diantisipasi pelaku usaha kuliner dengan menjadi mitra merchant dari aplikator penyedia layanan pesan-antar makanan online seperti GoFood.

GoFood yang merupakan bagian dari Gojek Group mencatat, jumlah pemesanan di GoFood sepanjang tahun 2019 (Januari-Agustus) meningkat 133% atau naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun 2018. Di sisi lain, jumlah merchant di platform GoFood dalam setahun terakhir juga meningkat 2,4 kali lipat.

"GoFood kini sudah berkembang lebih dari sekadar layanan pesan-antar makanan, tapi juga menjadi katalog kuliner terlengkap bagi konsumen dengan 400.000 merchant," ujar VP Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek Rosel Lavina di Jakarta, Jumat (5/10/2019).

Menurut Rosel, beberapa jenis kuliner juga mengalami peningkatan transaksi penjualan hingga lebih dari 100%. Peningkatan ini salah satunya dipengaruhi oleh program promosi dan diskon yang terus ditawarkan kepada pelanggan.

“Dengan mengikuti program promo, merchant GoFood dapat meningkatkan penjualan hingga lebih dari 60%,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa Gojek juga memasilitasi program Gojek Wirausaha, pelatihan bisnis yang bertujuan supaya UKM kuliner bisa naik kelas.

Pemilik Tahu Yes, Yesaya Surya, yang merupakan salah satu mitra merchant GoFood mengakui saat ini 40% dari transaksi penjualan Tahu Yes bersumber dari layanan pesan-antar makanan.

Dia juga memanfaatkan aplikasi GoBiz yang disediakan bagi mitra GoFood untuk mengatur cashflow, operasional resto, hingga mengatur promo secara mandiri.

"Bergabung dengan GoFood tidak hanya meningkatkan kuantitas transaksi, tapi juga meningkatkan kualitas produk yang kita tawarkan untuk kepuasan konsumen,” tukasnya.

Sementara itu, mengenai tren makanan yang paling banyak dipesan lewat aplikasi GoFood hingga Agustus 2019, makanan dengan bahan dasar ayam dan varian burger dengan bumbu lokal masih menjadi favorit konsumen. Diikuti oleh pilihan minuman favorit masyarakat, seperti minuman brown sugar (gula aren), minuman gandum, regal drinks, dan bubble tea alias boba.

"Minuman boba sedang nge-hits salah satunya dipengaruhi promosi dan unggahan di media sosial. Untuk minuman kopi atau kopi susu, sebetulnya tidak menurun, tapi cenderung stabil," ucap Rosel.

Adapun untuk tahun depan, Rosel menyebut lima jenis menu makanan yang diperkirakan menjadi darling. "Lima yang potensial jadi champion tahun depan yaitu minuman boba, ayam geprek, aneka salad, donat kentang dan aneka tahu," bebernya.

Kendati demikian, dia menyebut itu merupakan proyeksi sementara berdasarkan pola transaksi dan pencarian keyword di aplikasi GoFood hingga Agustus 2019. "Nanti di akhir tahun 2019 atau awal 2020 kita akan keluarkan kaleidoskop dan tren outlook yang lebih lengkap," pungkasnya.
(ind,ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak