alexametrics

IHSG Diprediksi Kokoh, Mainkan 6 Saham Ini

loading...
IHSG Diprediksi Kokoh, Mainkan 6 Saham Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan ini secara teknikal diperkirakan menguat, dimana MACD sudah menyentuh area positif. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan ini secara teknikal diperkirakan menguat. Hal ini meneruskan laju positif saat perdagangan Jumat, kemarin tercatat IHSG ditutup menguat 0,38% di level 6061.25

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah menuju ke area oversold atau jenuh jual.

"Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Senin (7/10/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1.BMRI (PT Bank Mandiri Tbk)

Terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 6300 – 6400, dengan target harga secara bertahap di level 6475, 6650, 6800, 7425, 8050 dan 8650. Support: 6175.

2. BSDE (PT Bumi Serpong Damai Tbk)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1310 – 1330, dengan target harga secara bertahap di level 1355, 1420, 1500, 1690 and 1880. Support: 1310 & 1260.

3. ERAA (PT Erajaya Swasembada)

Pergerakan harga saham akan menguji garis MA 200 terlebih dahulu sebelum potensi rebound terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1630 – 1660, dengan target harga secara bertahap di level 1765, 1835 dan 1950. Support: 1610 & 1520.

4. PTBA (PT Bukit Asam Tbk)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2190 – 2210, dengan target harga secara bertahap di level 2300, 2400, 3400 dan 3710. Support: 2160 & 2110.

5. UNVR (PT Uniliver Indonesia Tbk)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 45100 – 45500, dengan target harga secara bertahap di level 46125, 48000 dan 49650. Support: 44775 & 44350.

6. WIKA (PT Wijaya Karya)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 1840 – 1860, dengan target harga secara bertahap di level 1920 dan 2350. Support: 1800.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak