alexametrics

IHSG Diprediksi Masih Melemah, Cermati 6 Saham Ini

loading...
IHSG Diprediksi Masih Melemah, Cermati 6 Saham Ini
IHSG pada Selasa ini diprediksi melanjutkan tren pelemahan. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan ini secara teknikal diperkirakan melanjutkan tren pelemahan. Senin kemarin, IHSG tercatat kolaps 1,00% atau 60,67 poin di level 6.000,58.

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah menuju ke area oversold atau jenuh jual.

"Di sisi lain, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bearish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (8/10/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. ACES
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 20, 120 dan 200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 1730-1750, dengan target harga secara bertahap di level 1765, 1775 dan 1815. Support: 1700.

2. BBRI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 3860-3910, dengan target harga secara bertahap di level 4070, 4330, 4660 dan 5125. Support: 3810 dan 3660.

3. BBTN
Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area 1800-1820, dengan target harga secara bertahap di level 1920 dan 1990. Support: 1750.

4. MEDC
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 635-650, dengan target harga secara bertahap di level 675 dan 715. Support: 625 dan 615.

5. TINS

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 890-910, dengan target harga secara bertahap di level 925, 1240 and 1880. Support: 850.

6. TOWR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 610-620, dengan target harga di level 645. Support: 600.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak