alexametrics

Rupiah Dibuka Merosot Iringi Laju Stabil Dolar AS

loading...
Rupiah Dibuka Merosot Iringi Laju Stabil Dolar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Selasa (10/8/2019) dibuka merosot cukup tajam untuk meneruskan tren negatif sepanjang awal pekan kemarin. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Selasa (10/8/2019) dibuka merosot cukup tajam untuk meneruskan tren negatif sepanjang awal pekan kemarin. Pelemahan kurs mata uang Garuda mengiringi dolar AS yang stabil di tengah pembicaraan tingkat tinggi antara AS dan China.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka ambruk menjadi Rp14.170/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah memburuk setelah kemarin juga tak berdaya di Rp14.156/USD.

Data Yahoo Finance justru menunjukkan penyusutan sangat dalam dialami rupiah pada sesi pagi perdagangan ke posisi Rp14.190/USD dengan pergerakan harian Rp14.140 hingga Rp14.190/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal keterpurukan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.155/USD.



Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga jatuh ke level Rp14.175/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.162/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.145-Rp14.175/USD .

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi menguat tipis pada level Rp14.165/USD. Melawan tren pelemahan, rupiah cenderung merangkak dari sesi perdagangan sebelumnya Rp14.170/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, dolar mendapatkan dukungan saat investor menunggu hasil dari pembicaraan dagang AS dan China di Washington. The greenback telah mendapatkan penghindaran risiko seiring harapan yang rendah untuk adanya terobosan dalam sektor perdagangan.

Dolar mundur sedikit dari raihan sepekan terhadap Yen Jepang di level 107,30. Ditambah bergerak stabil melawan euro menjadi 1,0971 ketika tren mata uang tunggal tersebut menanjak naik dari pekan lalu.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak