alexametrics

Resmikan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup, Sri Mulyani Soroti Milenial

loading...
Resmikan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup, Sri Mulyani Soroti Milenial
Sri Mulyani menekankan isu perubahan iklim dalam program pembangunan nasional saat meresmikan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menekankan isu perubahan iklim dalam program pembangunan nasional telah dan akan terus dilaksanakan. Hal ini disampaikan saat meresmikan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) sebagai perwujudan amanat Peraturan Pemerintah nomor 46 tahun 2017.

Dengan badan ini diharapkan isu lingkungan hidup dan perubahan iklim menjadi bagian dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional. Selain itu Ia menyoroti kurangnya kesadaran pada generasi muda dan milenial dalam menjaga lingkungan hidup. Padahal diprediksi pertumbuhan masyarakat pada 2030 akan mencapai 90 miliar penduduk.

"Kesadaran pada generasi muda dan milenial masih kurang, padahal akan dihadapkan pada pengelolaan bumi pada 2030, dimana penduduknya mencapai 90 miliar. Itu bukanlah mudah. Karena menjaga lingkungan itu sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan," jelas Menkeu Sri Mulyani saat menjadi Keynote Speech pada acara Launching Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup di Kemenko Perekonomian di Jakarta, Rabu (9/10/2019).



Dia menekan bahwa alam dan manusia saling bergantungan, sehingga sudah saatnya masyarakat harus bersatu untuk menyelamatkan alam. "Karena manusia tanpa alam adalah kemiskinan. Kita menyelamakan manusia yang adil dan beradap," paparnya.

Mantan anggota bank dunia ini mengatakan saat ini Indonesia baru hanya mengurangi emisi 20%. Hal inilah menjadi perhatian khusus untuk menjaga lingkungan hidup yang saat ini masih menjadi masalah bagi Indonesia dan juga dunia. "Kalau saat ini kita baru mengurangi emisi karbon sebesar 20%," ungkapnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak