alexametrics

Penggunaan PLB E-commerce untuk Kendalikan Impor

loading...
Penggunaan PLB E-commerce untuk Kendalikan Impor
PLB e-commerce bisa membantu pengusaha Indonesia untuk merambah pasar luar negeri (go global). Foto/SINDOnews/Anton C
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah mendorong eksportir dan importir memanfaatkan Pusat Logistik Berikat (PLB) e-commerce untuk mengendalikan maraknya peredaran produk-produk impor yang membanjiri Indonesia. Upaya tersebut disambut positif para stakeholder di sektor perdagangan.

Presiden Direktur PT Uniair Indotama Cargo (UIC) Lisa Juliawati mengatakan, ada alternatif yang ditawarkan kepada para eksportir dan importir Industri Kecil Menengah (IKM)/Usaha Kecil Menengah (UKM), terutama dalam pemanfaatan bahan baku, ekspor dan impor melalui kawasan berikat, yang semuanya dilakukan dengan platform e-commerce.

“Saya ingin IKM dan UKM Indonesia bisa lebih maju dan menjadi pemain kelas dunia," ujarnya di Jakarta, Rabu (9/10/2019).



Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jakarta Decy Arifinsjah mengatakan, PLB e-commerce bisa membantu pengusaha Indonesia untuk merambah pasar luar negeri.

“Barang-barang para IKM/UKM akan lebih banyak dikenal di pasar internasional. Karena itu kami mengharapkan branding dari e-commerce ini menjadi lebih luas lagi. Peran PLB e-commerce sebagai mitra pemerintah, adalah juga industri yang berbasis kepada teknologi," tegasnya.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Perdagangan Benny Soetrisno menegaskan perlunya para eksportir yang ingin menembus pasar ekspor mengetahui dengan pasti keinginan atau selera konsumen/pasar dari negara yang dituju.

“Selain harus tahu pasar itu maunya apa, ada hal lain yang harus dikuasai antara lain produk Indonesia itu harus menggunakan bahan baku dari dalam negeri. Hal ini supaya dalam siklus produksinya dapat diukur berapa kebutuhan bahan bakunya," sebutnya.

Menurutnya, para eksportir khususnya pengusaha pemula (startup), para IKM dan UKM dapat memanfaatkan perdagangan e-commerce sebagai salah satu sarana untuk dapat masuk ke pasar global.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak