alexametrics

Rupiah Dibuka Kokoh, Yuan China Melambung Tinggi

loading...
Rupiah Dibuka Kokoh, Yuan China Melambung Tinggi
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) pada awal perdagangan, dibuka berdiri kokoh di zona hijau untuk menjadi sinyal perlawanan setelah dalam beberapa hari terakhir tertekan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Kamis (10/10/2019) dibuka berdiri kokoh di zona hijau untuk menjadi sinyal perlawanan setelah dalam beberapa hari terakhir mengalami tekanan. Perbaikan mata uang Garuda pagi ini mengiringi Yuan China yang melambung tinggi.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka bangkit menjadi Rp14.157/USD. Level tersebut memperlihatkan perbaikan rupiah setelah kemarin merosot di Rp14.182/USD.

Data Yahoo Finance justru menunjukkan lonjakan rupiah pada sesi pagi perdagangan ke posisi Rp14.152/USD dengan pergerakan harian Rp14.125 hingga Rp14.190/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal pemulihan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.170/USD.



Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga balik melawan ke level Rp14.155/USD dibandingkan Rabu, kemarin yang berakhir pada posisi Rp14.172/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.142-Rp14.180/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi juga kembali perkasa pada level Rp14.150/USD. Lonjakan mata uang Garuda cukup besar bila melihat sesi perdagangan sebelumnya Rp14.195/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, dengan sentimen utama masih datang dari pembicaraan dagang Amerika Serikat (AS) dan China bisa memicu volatilitas. Dimana mata uang Asia berisiko tenggelam terhadap dolar AS.

Yuan China sebagai mata uang yang paling sensitif terhadap isu perang dagang mencetak rebound dengan melambung tinggi ke posisi terbaik dalam dua pekan dengan memperoleh tambahan 0,3%. Sedangkan mata uang safe haven yakni Yen Jepang juga meningkat di posisi 107,46 terhadap USD.

Selain menyusut lawan Yen, dolar juga jatuh terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya, dimana merosot 0,3% dan 0,2% saat melawan Euro serta pound. Indeks dolar pada sesi terakhir tercatat berdiri pada posisi 99,021 terhadap enam mata uang rival lain atau cenderung lebih rendah.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak