alexametrics

IHSG Dibuka Rebound ke Level 6.033, Bursa Asia Mencoba Pulih

loading...
IHSG Dibuka Rebound ke Level 6.033, Bursa Asia Mencoba Pulih
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Kamis (10/10/2019) dibuka menguat untuk mencetak rebound usai terjatuh pada sesi penutupan kemarin. Foto/SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Kamis (10/10/2019) dibuka menguat untuk mencetak rebound usai terjatuh pada sesi penutupan kemarin. Pagi ini, IHSG naik 4,340 poin yang setara 0,072% menjadi 6.033,50.

Sementara sebelumnya pada akhir sesi Rabu kemarin, bursa saham Tanah Air jatuh 10,44 poin atau setara dengan minus 0,17% menjadi 6.029,16. Ditambah pada perdagangan sesi I siang lalu, IHSG kehilangan 16,08 poin atau 0,27% ke level 6.023,52

Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan Bank Mandiri Tbk (BMRI). Hingga pukul 09.19 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu UNVR naik 0,28% jadi Rp44.325 per unit. Adapun harga saham BBRI naik 0,66% ke Rp3.990, dan BMRI naik 1,56% jadi Rp6.525 per saham.



Di sisi lain saham Asia mencoba untuk pulih, meskipun masih dibayangi kerugian sebelumnya dalam perdagangan Kamis pagi saat investor masih mengawasi perkembangan pembicaraan tingkat tinggi antara Amerika Serikat (AS) dan China. Seperti diketahui ini menjadi babak baru negosiasi dagang antara dunia ekonomi raksasa dunia sebagai upaya menghentikan perang dagang.

Saham daratan China merangkak naik pada sesi awal, dimana Komposit Shanghai naik sekitar 0,3% serta Komposit Shenzhen melaju nyaman di zona hijau dengan tambahan sebesar 0,563%. Sementara itu The New York Times melaporkan sikap Presiden AS Donald Trump mulai mereda dengan mengizinkan perusahaan AS untuk menjual pasokan kepada Huawei dengan catatan.

Sebelumnya seperti diketahui, Gedung Putih pada awal tahun ini telah melarang penjualan terhadap raksasa telekomunikasi asal China dengan alasan keamanan nasional. Pelarangan tersebut kemudian ditunda oleh pemerintah untuk memungkinkan perusahaan Amerika membuat kesepakatan lain.

Selanjutnya indeks Hang Seng di Hong Kong melompat lebih tinggi sebesar 0,14%. Pada tempat lain, indeks Nikkei Jepang meningkat 0,39% dan indeks Topix diperdagangkan secara fraksional lebih rendah. Indeks Kospi, Korea Selatan tergelincir 0,74% berbanding terbalik dengan bursa utama Australia yakni ASX 200 dengan mencetak kenaikan 0,11%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Japan diperdagangkan menguat 0,15%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak