alexametrics

Rupiah Menguat di Awal Sesi Saat Poundsterling Bersinar

loading...
Rupiah Menguat di Awal Sesi Saat Poundsterling Bersinar
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (10/11/2019) dibuka menguat untuk semakin berdiri kokoh di zona hijau. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (10/11/2019) dibuka menguat untuk semakin berdiri kokoh di zona hijau. Tren perbaikan rupiah mengiringi Poundsterling yang bersinar di sesi pagi serta terangkatnya Yen Jepang seiring harapan baru negosiasi dagang AS-China.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka menanjak naik menjadi Rp14.139/USD. Level tersebut memperlihatkan kebangkitan mata uang Garuda dari kemarin di Rp14.157/USD.

Data Yahoo Finance juga menunjukkan lonjakan rupiah pada sesi pagi perdagangan ke posisi Rp14.120/USD dengan pergerakan harian Rp14.120 sampai dengan Rp14.140/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal perlawanan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.145/USD.



Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga bangkit ke level Rp14.130/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.150/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.126-Rp14.144/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi merangkak naik hingga level Rp14.145/USD. Raihan itu menunjukkan rupiah mampu naik tipis dari sebelumnya Rp14.149/USD .

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, harapan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China dan optimistis komentar dari Eropa terkait negosiasi Brexit mendorong kembali mata uang safe haven yakni Yen. Ditambah menjadi sentimen positif untuk mengangkat Pounds Inggris serta euro pada awal perdagangan, Jumat.

Pounds mencetak kenaikan terbesar dalam sesi semalam, dengan melompat 2% terhadap dolar. Ditambah merilis persentase keuntungan harian terbesar dalam tujuh bulan didorong harapan resolusi Brexit.

Pada sesi terakhir, Poundsterling diperdagangkan padal evel 1,2431 terhadap USD, setelah meningkat menjadi 1,2469 pada hari Kamis, kemarin. Euro juga meningkat saat berhadapan dengan dolar AS menjadi 1,1007 ketika sebelumnya sempat melesat ke 1,1034 atau menjadi kinerja terkuat dalam hampir tiga minggu.

Yen membantu mengirim indeks dolar ke posisi 98,709, atau yang terakhir kali terlihat pada posisi rendah di 25 September, lalu. Namun Yen menghapus sedikit keuntungan menjadi 107,92 terhadap dolar.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak