alexametrics

Rupiah Akhir Pekan Ditutup Perkasa Iringi Gejolak Pounds

loading...
Rupiah Akhir Pekan Ditutup Perkasa Iringi Gejolak Pounds
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Jumat (11/10/2019) ditutup perkasa untuk berdiri kokoh di zona hijau. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Jumat (11/10/2019) ditutup perkasa untuk berdiri kokoh di zona hijau. Menutup perdagangan akhir pekan dengan menghijau, kurs mata uang Garuda mengiringi laju Pounds yang fluktuatif.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah melompat ke level Rp14.135/USD atau membaik bila dibandingkan sesi sebelumnya Rp14.145/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.120 hingga Rp14.147 per USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga menanjak menjadi Rp14.137/USD dari sesi penutupan Kamis, kemarin Rp14.150/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.126-Rp14.150/USD.



Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat tergelincir ke posisi Rp14.150/USD. Raihan tersebut sedikit lebih rendah dari sebelumnya yang bertengger di Rp14.149/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau di posisi Rp14.139 per USD untuk terus menutup pekan ini dengan raihan positif. Posisi ini memperlihatkan rupiah bangkit usai kemarin berada di Rp14.157/USD.

Di sisi lain, Pounds melaju penuh gejolak seiring komentar pejabat Uni Eropa Donald Tusk seputar kesepakatan Brexit. Pounds sempat berada dalam posisi tertinggi tiga pekan sejak Februari, menjelang pertemuan antara Sekretaris Brexit Inggris Stephen Barclay dan negosiator utama Uni Eropa Michel Barnier.

Namun Pounds berbalik jatuh ke 1,2409 terhadap dolar AS hanya dalam hitungan menit dari tepat di atas 1,25. Harapan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China menahan dolar dan mengangkat mata uang berisiko pada hari Jumat.

Greenback sedikit lebih lemah terhadap Yuan dan dolar Australia dan Selandia Baru serta Euro, meskipun gerakan itu sedikit sebagai peringatan. Menghadapi enam mata uang utama lainnya, greenback yang mengukur kekuatan dolar AS cenderung mendatar pada posisi 98,655.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak