alexametrics

IHSG Awal Pekan Diprediksi Reli, Mainkan Enam Saham Ini

loading...
IHSG Awal Pekan Diprediksi Reli, Mainkan Enam Saham Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diprediksi masih akan melanjutkan reli penguatannya. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diprediksi masih akan melanjutkan reli penguatannya. Tercatat pada Jumat lalu, IHSG ditutup menguat signifikan 1,36% di level 6105.80

Analis dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah menuju ke area oversold atau jenuh jual.

"Di sisi lain, terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Senin (14/10/2019).



Sementara berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan 7-11 Oktober 2019, bursa saham Tanah Air mencetak kenaikan 0,73% menjadi 6.105,80 dari posisi 6.061,25 pada pekan sebelumnya. Senada dengan IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga mengalami peningkatan sebesar 0,75% menjadi sebesar Rp7.018,609 triliun dari Rp6.966,669 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut :

1. INKP ( PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6000 – 6200, dengan target harga secara bertahap di level 6600, 6975, 8625, 10275 dan 11925. Support: 5325.

2. JSMR (PT Jasa Marga Tbk)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 5275 – 5475, dengan target harga secara bertahap di level level 5625, 5850, 6025 dan 6750. Support: 5275 & 4950.

3. MYOR (PT Mayora Indah Tbk)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2230 – 2270, dengan target harga secara bertahap di level level 2310 dan 2520. Support: 2200 & 2100.

4. UNTR (PT United Tractors Tbk)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 20200 – 20400, dengan target harga secara bertahap di 20850, 22100, 22525, 23775 dan 28900. Support: 19100.

5. UNVR (PT Unilever Indonesia Tbk).

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 44000 – 44200, dengan target harga secara bertahap di level 44375, 46125, 48000 dan 49650. Support: 43425 & 42600.

6. WSBP (PT Waskita Beton Precast Tbk).

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 320 – 330, dengan target harga secara bertahap di level 336, 356, 370, 434, 498 dan 560. Support: 306.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak