alexametrics

Penyaluran Modal Usaha Mikro PNM Tumbuh 84,2% per September 2019

loading...
Penyaluran Modal Usaha Mikro PNM Tumbuh 84,2% per September 2019
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mencatatkan pertumbuhan penyaluran modal mikro sebesar 84,2% hingga September 2019. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mencatatkan pertumbuhan penyaluran modal mikro sebesar 84,2% hingga September 2019. Pertumbuhan tersebut dari program Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) dan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan, kedua program tersebut mencatatkan total penyaluran mencapai Rp15,8 triliun atau naik dari periode sama tahun lalu yang mencapai Rp8,6 triliun. Kontribusi dari penyaluran program ULaMM mencapai Rp2,8 triliun. Pencapaian ini naik 1,38% dibandingkan September 2018 yang saat itu Rp2,7 triliun.

"Sementara untuk program Mekaar berhasil menyalurkan pendanaan sebesar Rp12,9 triliun. Angka ini naik 123,6% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp5,8 triliun," ujar Arief di Jakarta.



Lebih lanjut Ia mengaku kinerja perusahaan hingga saat ini sangat positif untuk melampaui target akhir tahun. Bahkan target kinerja kuartal ketiga juga diharapkan bakal melampaui target. Dalam RKAP 2019 sendiri, PNM menargetkan mampu menggaet nasabah mencapai 5,75 juta nasabah dengan jumlah penyaluran pendanaan mencapai Rp16,6 triliun.

"Kami optimistis dapat melampaui target RKAP 2019. Indikasinya dari apabila kuartal tiga bisa terlampaui semua. Sudah dekat semua dengan target. Tinggal kualitasnya terus dijaga dan jika memungkinkan terus diperbaiki," katanya.

Arief juga menjelaskan, optimisme kinerja perseroan tersebut salah satunya disebabkan semakin produktifnya cabang-cabang yang telah dibuka dan adanya penambahan jaringan cabang di beberapa wilayah Indonesia. Hingga September 2019 total jaringan kantor tumbuh 17,3% atau dari 2.380 unit pada September 2018 menjadi 2.792 unit kantor di tahun ini. "Unit kantor kita komposisi totalnya memang didominasi Jawa dan Sumatera. Namun di 34 Provinsi sudah ada Kantor PNM," ujarnya.

Dari sisi nasabah, hingga September 2019, nasabah ULaMM tercatat sebesar 72.612 nasabah atau tumbuh 9,32% dibandingkan September 2018. Sedangkan untuk nasabah Mekaar kini mencapai 5,34 juta nasabah atau naik 48,34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meski penyaluran meningkat drastis, namun PNM berhasil menjaga kualitas kredit bermasalah (NPL). Pada September 2019, NPL tercatat 1,57% atau turun 0,24% dibandingkan September 2018 yang saat itu 1,81%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak